Koran Merah Putih News
Berani Bicara • Berimbang • Terpercaya | Mengupas Fakta dan Integritas
TERKINI
BerandaNasionalDaerahTNI / POLRIHukumPolitikPeristiwaEkonomiPendidikanKesehatanOpini

Groundbreaking Jalan Palu–Kulawi Jadi Jawaban Penantian Panjang Warga Sigi

Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menghadiri groundbreaking rekonstruksi ruas Jalan Palu–Kulawi yang selama ini menjadi harapan masyarakat Kabupaten Sigi.

Sigi, Koran Merah Putih News — Penantian panjang masyarakat Kabupaten Sigi terhadap perbaikan ruas Jalan Palu–Kulawi akhirnya mulai terjawab. Pemerintah resmi menggelar groundbreaking atau peletakan batu pertama rekonstruksi jalan yang menjadi jalur penghubung penting antara Kota Palu dan wilayah Kulawi.

Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan yang telah lama dinantikan masyarakat.

Menurutnya, proyek rekonstruksi jalan tersebut menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat didengar dan diwujudkan melalui sinergi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Sigi.

“Ini adalah mimpi lama masyarakat Kabupaten Sigi yang akhirnya terwujud. Berbagai tudingan, pertanyaan, dan komentar yang muncul beberapa bulan belakangan ini akhirnya mendapat jawaban nyata dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Sigi,” ujar Bupati Rizal.

Jawaban atas Harapan dan Keraguan Masyarakat

Groundbreaking rekonstruksi Jalan Palu–Kulawi berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo. Acara tersebut dihadiri perwakilan Kementerian PUPR, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Sulawesi, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias menyaksikan dimulainya proyek pembangunan tersebut.

Selama ini, ruas Jalan Palu–Kulawi menjadi salah satu akses strategis yang banyak disorot masyarakat karena kondisi jalan yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Jalan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan aktivitas ekonomi, sosial, dan pelayanan publik antara Palu dan wilayah pegunungan Kabupaten Sigi.

Melalui dimulainya rekonstruksi jalan ini, pemerintah memberikan kepastian bahwa pembangunan infrastruktur yang selama ini dinantikan akan segera direalisasikan.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Mobilitas Warga

Bupati Rizal menegaskan bahwa pembangunan jalan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik semata, melainkan juga menjadi sarana membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berkomitmen agar pembangunan ini berjalan transparan, terawasi, dan selesai tepat waktu. Ini bukan hanya soal aspal dan beton, tetapi tentang membuka pintu kemajuan ekonomi dan memudahkan akses warga,” tambahnya.

Warga setempat menyambut positif dimulainya proyek tersebut. Mereka berharap setelah rekonstruksi selesai, distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, biaya transportasi dapat ditekan, serta perjalanan masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman.

Pihak pelaksana proyek juga menyatakan pekerjaan akan dimulai dalam waktu dekat dengan mengoptimalkan keterlibatan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan pekerjaan di lapangan.

Groundbreaking ini menjadi simbol dimulainya harapan baru bagi masyarakat Kabupaten Sigi. Dengan dukungan seluruh pihak, rekonstruksi Jalan Palu–Kulawi diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Sulawesi Tengah.


Catatan Redaksi: Koran Merah Putih News menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Redaksi KMPN

Editor: Han

BAGIKAN:

Komentar

Koran Merah Putih

Berani Bicara • Berimbang • Terpercaya | Mengupas Fakta dan Integritas

Cari Blog Ini

Akses Jalan Dusun Wambasalhin Memprihatinkan, Warga Desak Pemerataan Pembangunan

Kondisi jalan rusak dinilai menghambat layanan kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat Buru, Maluku, Koran Merah Putih News — Warga Dusun Wambasalhin, Desa Lele, Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru, menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini belum mengalami perbaikan signifikan. Berdasarkan dokumentasi yang diterima redaksi, akses jalan menuju dusun tersebut masih berupa tanah dengan kondisi berlumpur saat hujan, tergenang di sejumlah titik, serta licin dan sulit dilalui kendaraan. Di beberapa bagian, warga juga harus melintasi aliran sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap akses layanan dasar masyarakat, terutama di bidang kesehatan dan perekonomian. Baca juga: Layanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Masih Jadi Sorotan “Kalau ada warga sakit atau ibu hamil, kami kesulitan menuju fasilitas kesehatan karena kondisi jalan yang rusak,” ujar salah satu tokoh masyarakat melalui pesan...

Pria warga Lembasung meninggal dunia akibat tertabrak KA Kualastabas di Blambangan Umpu

Petugas melakukan evakuasi korban tertabrak KA Kualastabas di jalur rel Blambangan Umpu Way Kanan, Koran Merah Putih News — Seorang pria warga Kampung Lembasung, Kabupaten Way Kanan, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Kualastabas di jalur rel wilayah Blambangan Umpu, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban berinisial AL (49) ditemukan di sekitar jalur rel aktif yang berjarak kurang lebih 100 meter dari Stasiun Blambangan Umpu. Baca juga: Kecelakaan Lain di Wilayah Jawa Timur Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Way Kanan, Leo Saputra, membenarkan adanya laporan dari warga terkait kejadian tersebut. “Begitu menerima informasi dari warga, kami langsung menuju lokasi bersama aparat kepolisian dan petugas terkait untuk melakukan penanganan sesuai prosedur,” ujarnya. Tim gabungan dari BPBD, kepolisian, dan petugas PT KAI langsung melakukan evakuasi korban dari lokasi kejadian. Baca juga: Evakuasi Korban di Way Kanan Hingga saat ini, aparat kepolisian ma...

Kelurahan Rappokalling dan Tammua Berhasil Mendamaikan Perang Kelompok yang Dilakukan oleh Para Pemuda

MAKASSAR, koranmerahputihnews.com - Kelurahan Rappokalling dan Tammua berhasil mendamaikan perang kelompok yang dilakukan oleh para remaja. Pertemuan tersebut diadakan di Warkop BANG IPUL Jl. Rappokalling Raya No. 37, dihadiri oleh Lurah Rappokalling, Babinsa, Kamtibmas, RT/RW, Tokoh Masyarakat serta Para pemuda dari kedua kelompok dan turut hadir Anggota DPRD Kota Makassar H. Saiful. Kamis (6/11/2025) Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang penuh harapan. Lurah Rappokalling, Bapak Ismail Ilho, S.Sos menyampaikan pentingnya kedamaian dan kerjasama di lingkungan masyarakat. "Kami berharap bahwa ini adalah awal dari hubungan yang lebih baik antara para pemuda di Rappokalling dan Tammua. Terimakasih kepada kelurahan Rappokalling dan tammua, Babinsa, Binmas dan tokoh masyarakat hari ini kami sudah mendapatkan titik temu dengan para remaja menandatangi surat pernyataan, bahwa kedua bela pihak tidak akan mengulang kembali perang kelompok. Jika para remaja melakukan perang kelo...
Memuat artikel populer...
Memuat artikel terbaru...
Memuat rekomendasi...
Nasional
Memuat...
Hukum
Memuat...
Ekonomi
Memuat...