Koran Merah Putih News
Berani Bicara • Berimbang • Terpercaya | Mengupas Fakta dan Integritas
TERKINI
BerandaNasionalDaerahTNI / POLRIHukumPolitikPeristiwaEkonomiPendidikanKesehatanOpini

Bupati dan Wabup Morowali Bersama Wahdah Islamiyah Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir

Relawan Wahdah Islamiyah Morowali bersama aparat gabungan membantu warga terdampak banjir di Bungku Tengah

Relawan Wahdah Islamiyah Morowali bersama aparat pemerintah dan warga saat melakukan penanganan banjir di Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali.

Morowali, Koran Merah Putih News — Banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Ahad (24/05/2026), mendapat respons cepat dari berbagai unsur pemerintah dan relawan kemanusiaan. Bupati Morowali dan Wakil Bupati Morowali bersama Wahdah Islamiyah Morowali, Kodim 1311 Morowali, Polres Morowali, BPBD Morowali, serta jajaran Pemerintah Daerah Morowali turun langsung membantu warga terdampak.

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hingga larut malam menyebabkan beberapa sungai meluap dan merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai sekitar 80 sentimeter.

Sejumlah wilayah terdampak cukup parah di antaranya Desa Matansala, Desa Mendui, Desa Bahoruru, dan Desa Bente. Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan beberapa jembatan putus serta merendam sebuah dealer motor Honda di wilayah Matansala.

Melihat kondisi warga yang terdampak, jajaran Pemerintah Kabupaten Morowali bersama relawan bergerak cepat melakukan aksi kemanusiaan. Kehadiran Wahdah Islamiyah Morowali turut menjadi perhatian masyarakat karena aktif membantu proses evakuasi dan pembersihan rumah warga pascabanjir.

Sinergi antara pemerintah daerah, Wahdah Islamiyah, TNI, Polri, dan BPBD dinilai menunjukkan kepedulian bersama dalam membantu masyarakat menghadapi musibah bencana alam.

Para relawan bersama aparat gabungan bahu-membahu membersihkan rumah warga yang sebelumnya dipenuhi lumpur dan material sisa banjir.

Sadam, salah satu warga terdampak banjir, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan para relawan dan seluruh unsur yang turun langsung ke lokasi.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran relawan yang ikut membersihkan rumah setelah banjir surut,” ujarnya.

Kehadiran relawan Wahdah Islamiyah Morowali dalam penanganan pascabanjir mendapat apresiasi dari masyarakat. Selain membantu pembersihan rumah warga, para relawan juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam proses pemulihan lingkungan.

Langkah cepat tersebut dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Hingga saat ini, warga bersama relawan dan aparat gabungan masih terus melakukan pembersihan serta pemulihan di sejumlah titik terdampak banjir di Kecamatan Bungku Tengah.


Catatan Redaksi: Koran Merah Putih News menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Redaksi KMPN

Editor: Han

Bupati dan Wabup Morowali Bersama Wahdah Islamiyah Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir
BAGIKAN:

Komentar

Koran Merah Putih

Berani Bicara • Berimbang • Terpercaya | Mengupas Fakta dan Integritas

Cari Blog Ini

Akses Jalan Dusun Wambasalhin Memprihatinkan, Warga Desak Pemerataan Pembangunan

Kondisi jalan rusak dinilai menghambat layanan kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat Buru, Maluku, Koran Merah Putih News — Warga Dusun Wambasalhin, Desa Lele, Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru, menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini belum mengalami perbaikan signifikan. Berdasarkan dokumentasi yang diterima redaksi, akses jalan menuju dusun tersebut masih berupa tanah dengan kondisi berlumpur saat hujan, tergenang di sejumlah titik, serta licin dan sulit dilalui kendaraan. Di beberapa bagian, warga juga harus melintasi aliran sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap akses layanan dasar masyarakat, terutama di bidang kesehatan dan perekonomian. Baca juga: Layanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Masih Jadi Sorotan “Kalau ada warga sakit atau ibu hamil, kami kesulitan menuju fasilitas kesehatan karena kondisi jalan yang rusak,” ujar salah satu tokoh masyarakat melalui pesan...

Pria warga Lembasung meninggal dunia akibat tertabrak KA Kualastabas di Blambangan Umpu

Petugas melakukan evakuasi korban tertabrak KA Kualastabas di jalur rel Blambangan Umpu Way Kanan, Koran Merah Putih News — Seorang pria warga Kampung Lembasung, Kabupaten Way Kanan, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Kualastabas di jalur rel wilayah Blambangan Umpu, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban berinisial AL (49) ditemukan di sekitar jalur rel aktif yang berjarak kurang lebih 100 meter dari Stasiun Blambangan Umpu. Baca juga: Kecelakaan Lain di Wilayah Jawa Timur Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Way Kanan, Leo Saputra, membenarkan adanya laporan dari warga terkait kejadian tersebut. “Begitu menerima informasi dari warga, kami langsung menuju lokasi bersama aparat kepolisian dan petugas terkait untuk melakukan penanganan sesuai prosedur,” ujarnya. Tim gabungan dari BPBD, kepolisian, dan petugas PT KAI langsung melakukan evakuasi korban dari lokasi kejadian. Baca juga: Evakuasi Korban di Way Kanan Hingga saat ini, aparat kepolisian ma...

Kelurahan Rappokalling dan Tammua Berhasil Mendamaikan Perang Kelompok yang Dilakukan oleh Para Pemuda

MAKASSAR, koranmerahputihnews.com - Kelurahan Rappokalling dan Tammua berhasil mendamaikan perang kelompok yang dilakukan oleh para remaja. Pertemuan tersebut diadakan di Warkop BANG IPUL Jl. Rappokalling Raya No. 37, dihadiri oleh Lurah Rappokalling, Babinsa, Kamtibmas, RT/RW, Tokoh Masyarakat serta Para pemuda dari kedua kelompok dan turut hadir Anggota DPRD Kota Makassar H. Saiful. Kamis (6/11/2025) Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang penuh harapan. Lurah Rappokalling, Bapak Ismail Ilho, S.Sos menyampaikan pentingnya kedamaian dan kerjasama di lingkungan masyarakat. "Kami berharap bahwa ini adalah awal dari hubungan yang lebih baik antara para pemuda di Rappokalling dan Tammua. Terimakasih kepada kelurahan Rappokalling dan tammua, Babinsa, Binmas dan tokoh masyarakat hari ini kami sudah mendapatkan titik temu dengan para remaja menandatangi surat pernyataan, bahwa kedua bela pihak tidak akan mengulang kembali perang kelompok. Jika para remaja melakukan perang kelo...
Memuat artikel populer...
Memuat artikel terbaru...
Memuat rekomendasi...
Nasional
Memuat...
Hukum
Memuat...
Ekonomi
Memuat...