Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bulog

Gerakan Pangan Murah Ramadhan 1447 H, Polres Way Kanan Distribusikan 4 Ton Beras SPHP di Baradatu

Gambar
Gerakan Pangan Murah Polres Way Kanan di Baradatu menyalurkan 4 ton beras SPHP bekerja sama dengan Bulog untuk membantu masyarakat selama Ramadhan. (Foto: Istimewa) WAY KANAN, Koran Merah Putih News — Polres Way Kanan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah serentak dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mako Polsek Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Jumat (13/3/2026). Dalam pelaksanaannya, Polres Way Kanan bekerja sama dengan Bulog Cabang Lampung Utara untuk mendistribusikan beras subsidi SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dengan target sebanyak 4.000 kilogram atau sekitar 4 ton beras bagi masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolres Way Kanan Kompol Martono, S.H., M.H , para Pejabat Utama Polres Way Kanan, perwakilan Kodim 0412/Way Kanan , pemerintah daerah, serta Bulog Cabang Way Kanan. Baca juga: Polres Way Kanan Dukung Program Swasembada Pangan M...

Diduga Dijual di Atas HET, Harga Beras Bulog di Gayo Lues Dikeluhkan Warga

Gambar
Tampak depan Kantor Bulog di wilayah Gayo Lues.  Gayo Lues, Koran Merah Putih News — Dugaan penjualan beras Bulog di atas harga kesepakatan dan indikasi praktik distribusi tidak sehat mencuat di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Sejumlah warga mengeluhkan harga beras Bulog yang dijual di salah satu toko di Kecamatan Blangkejeren, diduga mencapai Rp75.000 per kemasan 5 kilogram, jauh di atas harga yang telah ditetapkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga jual beras Bulog seharusnya berada di kisaran Rp65.000 per 5 kilogram. Ketentuan tersebut merujuk pada kesepakatan distribusi yang memberikan toleransi harga bagi mitra penyalur guna menutup biaya operasional dan memperoleh margin keuntungan yang wajar. Namun di lapangan, harga yang beredar dinilai telah melampaui batas kewajaran dan Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga memicu keresahan masyarakat. “Kami heran kenapa bisa dijual sampai Rp75 ribu. Selisihnya jauh dari harga yang ditetapkan. Kala...