Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kabupaten Buru

GAMKI Maluku Ingatkan Penutupan Gunung Botak Jangan Hanya Simbolik, Soroti Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal

Gambar
Ketua DPD GAMKI Maluku Samuel Patra Ritiauw menyoroti penanganan aktivitas tambang ilegal di Gunung Botak Kabupaten Buru. Namlea, Koran Merah Putih News — DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Maluku meminta agar penutupan aktivitas pertambangan tanpa izin di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru, tidak hanya bersifat simbolik atau administratif semata. GAMKI menilai langkah penertiban harus dibarengi pengawasan dan penegakan hukum yang berkelanjutan agar aktivitas tambang ilegal benar-benar dapat dihentikan. Baca juga: Persoalan Tambang dan Transparansi Dana Jadi Sorotan Warga Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPD GAMKI Maluku Samuel Patra Ritiauw dalam agenda Konfercab III DPC GAMKI Buru di Namlea, Senin (11/5/2026). Menurut Samuel, langkah Pemerintah Provinsi Maluku menutup aktivitas pertambangan ilegal di Gunung Botak merupakan bagian dari upaya penataan pertambangan rakyat dan penegakan aturan di sektor pertambangan. “Kami mengapresiasi langka...

GAMKI Buru Gelar Konfercab III Usung Tema “Pulihkan Bangsa Kami”, Tekankan Konsolidasi dan Peran Pemuda

Gambar
Pelaksanaan Konfercab III GAMKI Kabupaten Buru di Grand Sarah Hotel. Buru, Koran Merah Putih News — Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Buru menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) III di Grand Sarah Hotel, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Pulihkan Bangsa Kami” dan menjadi forum konsolidasi organisasi dalam memperkuat peran pemuda di Kabupaten Buru. Baca juga: Rakorwil LDII Lampung Bahas Soliditas Organisasi Konfercab tersebut dihadiri Koordinator Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Ketua DPD GAMKI Maluku Samuel P. Ritiau beserta jajaran, unsur Forkopimda, BPS Kabupaten Buru, tokoh gereja, organisasi kepemudaan, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Buru. Pemerintah Kabupaten Buru diwakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Baharuddin Besan, S.H., serta Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Efendi Latif, S.Sos. Ketua DPC GAMKI Buru Amsal Besan, S.Pd., M.Pd., mengatakan Konfercab bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetap...

Somasi Terbuka Proyek Jalan Desa di Buru: Penyedia Alat Berat Tagih Rp30 Juta, Ancam Tempuh Jalur Hukum

Gambar
Pekerjaan pengerasan jalan di Desa Waedanga, Kecamatan Fena Leisela, Kabupaten Buru, yang disebut telah rampung namun masih menyisakan persoalan pembayaran kepada penyedia jasa. (Foto: Istimewa) Buru, Koran Merah Putih News — Permasalahan pembayaran proyek pengerasan jalan yang bersumber dari Dana Desa (DD) mencuat di Desa Waedanga, Kecamatan Fena Leisela, Kabupaten Buru. Seorang penyedia jasa alat berat melayangkan somasi terbuka terkait tunggakan pembayaran yang hingga kini belum diselesaikan, meski pekerjaan di lapangan disebut telah rampung. Baca juga: Polemik Legalitas Usaha di Camplong Disorot Publik Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pekerjaan pengerasan jalan telah dilaksanakan sesuai permintaan. Namun pihak penyedia jasa mengaku belum menerima pelunasan pembayaran. “Kami sudah menyelesaikan pekerjaan di lapangan sesuai permintaan. Alat beroperasi, bahan bakar digunakan, dan tenaga kerja sudah kami bayar. Namun hingga saat ini, sisa pembayaran belum kami terima...

Akses Jalan Dusun Wambasalhin Memprihatinkan, Warga Desak Pemerataan Pembangunan

Gambar
Kondisi jalan rusak dinilai menghambat layanan kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat Buru, Maluku, Koran Merah Putih News — Warga Dusun Wambasalhin, Desa Lele, Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru, menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini belum mengalami perbaikan signifikan. Berdasarkan dokumentasi yang diterima redaksi, akses jalan menuju dusun tersebut masih berupa tanah dengan kondisi berlumpur saat hujan, tergenang di sejumlah titik, serta licin dan sulit dilalui kendaraan. Di beberapa bagian, warga juga harus melintasi aliran sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap akses layanan dasar masyarakat, terutama di bidang kesehatan dan perekonomian. Baca juga: Layanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Masih Jadi Sorotan “Kalau ada warga sakit atau ibu hamil, kami kesulitan menuju fasilitas kesehatan karena kondisi jalan yang rusak,” ujar salah satu tokoh masyarakat melalui pesan...

IUP Koperasi dan Penertiban Gunung Botak, Nasib Penambang Rakyat Buru Disorot

Gambar
Kabupaten Buru, koranmerahputihnews.com — Wacana penataan kawasan tambang emas Gunung Botak kembali mengemuka di tengah aktivitas para penambang rakyat yang masih bertahan mencari nafkah di area tersebut. Baca juga: Natal dan HUT ke-69 SMTPI GPM Tifu Waekonit Dirayakan Khidmat Caption: Wacana penataan tambang emas Gunung Botak kembali mengemuka di Kabupaten Buru, Maluku. Kebijakan Pemerintah Provinsi Maluku yang memberikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada koperasi memunculkan beragam respons, terutama dari masyarakat yang menggantungkan hidupnya di kawasan tambang tersebut. Di saat para penambang berjibaku dengan cuaca ekstrem demi memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru, mereka dikejutkan dengan keputusan penertiban areal Gunung Botak. Kebijakan tersebut mengharuskan seluruh penambang mengosongkan lokasi tambang, sebuah langkah yang dinilai tidak sederhana dampaknya bagi ekonomi masyarakat bawah. Pemprov ...