Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bencana Alam

Dinas PUPR Aceh Dinilai Lamban Tangani Pascabencana, Jalur Blangkejeren–Aceh Timur Masih Terisolasi

Gambar
Kondisi jalan provinsi Blangkejeren–Aceh Timur yang terputus akibat longsor. (Foto: Istimewa) Gayo Lues, Koran Merah Putih News — Akses jalan provinsi Blangkejeren–Aceh Timur hingga kini masih terputus akibat longsor yang terjadi sejak 28 November 2025. Kondisi tersebut memicu keluhan warga Desa Pining, Kabupaten Gayo Lues, yang menilai penanganan pascabencana oleh Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berjalan lamban, Jumat (17/01/2026). Warga bahkan mendesak agar pengelolaan ruas jalan tersebut dialihkan menjadi jalan nasional apabila pemerintah provinsi dinilai tidak mampu melakukan penanganan secara cepat dan berkelanjutan. “Kalau memang tidak sanggup merawat jalan ini, lebih baik diserahkan menjadi jalan nasional. Jangan masyarakat terus menjadi korban,” ujar Mahlul, warga Desa Pining. Material longsor berupa tanah dan batu masih menutup badan jalan. (Foto: Istimewa) Longsor yang belum terta...

Banjir Gayo Lues Meluas, 105 Ruas Jalan dan 60 Irigasi Rusak Berat

Gambar
Kerusakan infrastruktur di Kabupaten Gayo Lues dilaporkan meluas pascabanjir; puluhan titik jalan dan irigasi disebut mengalami kerusakan berat.  Gayo Lues, Koran Merah Putih News - Kerusakan infrastruktur akibat banjir di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, dilaporkan semakin meluas. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat mencatat sedikitnya 105 ruas jalan serta 60 jaringan irigasi mengalami kerusakan berat, Senin (05/01/2026). Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gayo Lues, Chairuddin, ST, mengatakan banjir dengan debit air tinggi merusak sejumlah fasilitas umum, terutama infrastruktur yang berada di bantaran sungai. Dampak banjir juga dirasakan masyarakat, dengan sejumlah bangunan permukiman dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga hanyut. “Debit air yang sangat besar menyebabkan banyak bangunan di bantaran sungai rusak berat, bahkan sebagian hanyut,” ujar Chairuddin. Baca juga: Banjir bandang dan longsor terjang Gayo Lues, penanganan daru...

Abrasi Terjang Pesisir Takalar, Warga Desak Penanganan Serius Pemerintah

Gambar
Abrasi menggerus wilayah pesisir di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar. (Foto: Istimewa) Takalar, Koranmerahputihnews.com — Abrasi pantai kembali mengancam permukiman warga di wilayah pesisir Kabupaten Takalar. Kali ini, dampak abrasi dirasakan warga Dusun Pandanga, Desa Aeng Batu-Batu, serta Dusun Karama, Desa Biring Kassi, Kecamatan Galesong Utara. Gelombang laut yang tinggi menyebabkan pengikisan daratan di sepanjang garis pantai. Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, terutama pada bagian fondasi dan dinding yang berada paling dekat dengan bibir pantai. Warga setempat mengaku khawatir abrasi akan semakin meluas apabila tidak segera dilakukan penanganan serius. Kondisi ini diperparah oleh cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah pesisir dalam beberapa waktu terakhir. “Kalau tidak segera ditangani, kami khawatir rumah kami akan habis terkikis ombak,” ujar salah seorang warga yang terdampak. Baca juga: Warga Keluhkan Kelang...

Personel Yonif 721/Makkasau Bantu Warga Pulihkan Dampak Puting Beliung di Pinrang

Gambar
Personel Yonif 721/Makkasau membantu warga membersihkan puing rumah pascabencana angin puting beliung di Lingkungan Kassie, Kelurahan Lanrisang, Kabupaten Pinrang. PINRANG — Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, puluhan personel Yonif 721/Makkasau yang dipimpin Letda Cke Simon Samonggo turut membantu penanganan dampak angin puting beliung yang terjadi beberapa hari lalu di Lingkungan Kassie, Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Kamis (18/12/2025). Dalam kegiatan tersebut, personel Yonif 721/Makkasau bersama warga setempat melaksanakan pembongkaran serta pembersihan puing-puing bangunan rumah yang rusak untuk mempersiapkan proses pembangunan kembali. Selain membantu pembersihan, para prajurit juga memberikan dukungan moril kepada warga agar tetap kuat dan tabah menghadapi kondisi pascabencana. Kehadiran personel TNI disambut baik oleh masyarakat setempat karena dinilai sangat membantu dan m...