Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tenaga Kerja

Wagub Lampung Jihan Chalid Tegaskan Program Kelas Migran Vokasi Harus Jalan Tahun Ini

Gambar
Program migran vokasi Lampung menargetkan ribuan siswa untuk siap kerja di luar negeri, termasuk Jepang. (Foto: Istimewa) Lampung, Koran Merah Putih News — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Chalid, menegaskan Program Migran Vokasi 2026 harus segera direalisasikan tanpa penundaan. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu bersaing di pasar kerja internasional. Baca juga: Berita lainnya di Koran Merah Putih News Program tersebut menargetkan sekitar 7.855 siswa SMA/SMK dengan dukungan 93 tenaga pengajar untuk pembekalan intensif. Sebanyak 475 peluang kerja di Jepang juga telah disiapkan, mencakup sektor hospitality, kesehatan, agrikultur, logistik, hingga manufaktur. Pelaksanaan program dibagi dalam dua jalur, yakni magang dan kerja langsung, dengan pelatihan bahasa, keterampilan teknis, serta proses seleksi peserta. “Program ini harus segera dieksekusi dan ada pemberangkatan peserta,” tegas Jih...

Wagub Jihan Nurlela Dorong Program Kelas Migran Vokasi Lampung Segera Dieksekusi 2026

Gambar
Rakor lintas instansi bahas kesiapan ribuan siswa Lampung untuk program kerja ke Jepang melalui skema migran vokasi. (Foto: Istimewa) Bandar Lampung, Koran Merah Putih News — Pemerintah Provinsi Lampung mendorong percepatan realisasi Program Kelas Migran Vokasi pada tahun 2026 sebagai upaya menyiapkan tenaga kerja terampil yang mampu bersaing di tingkat internasional. Baca juga: Indahnya Berbagi di Way Kanan Perkuat Toleransi Umat Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (31/3/2026), yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan. Rapat tersebut diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung, Bank Lampung, serta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Jepang. Program ini dirancang untuk mencetak tenaga kerja migran profesional dengan target awal sebanyak 7.855 siswa SMA/SMK yang akan didampingi oleh 93 pengajar. Berdasarkan...