Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kesehatan

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan bagi Pasien Kanker, Tingkatkan Layanan Radioterapi

Gambar
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat menghadiri bakti sosial Ramadan di RSUD Abdul Moeloek. (Foto: Istimewa) Bandar Lampung, Koran Merah Putih News – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat dukungan bagi pasien kanker melalui peningkatan layanan kesehatan dan kegiatan sosial. Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menghadiri kegiatan bakti sosial bertajuk “Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H/2026” di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Selasa (17/3/2026). Baca juga: Koran Merah Putih News Berbagi Takjil Anak Yatim di Way Kanan Kegiatan yang digelar bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Lampung tersebut bertujuan memberikan dukungan moral, perhatian, serta tali asih kepada pasien kanker yang tengah menjalani pengobatan radioterapi. Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan salam dan doa kepada para pasien agar tetap kuat, sabar, dan optimistis dalam menjalani proses pengobatan. Menurutnya, bulan Ramadan menjadi momentum tepat untuk memperkuat kepedulian sos...

Jadwal Operasi Anak di RS PKU Muhammadiyah Unismuh Ditunda, Orang Tua Keluhkan Ketidakpastian

Gambar
Tampak bagian luar RS PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar. Jadwal operasi seorang pasien anak dilaporkan mengalami penundaan dan masih menunggu kepastian dari pihak rumah sakit. MAKASSAR, Koran Merah Putih News — Orang tua pasien mengeluhkan penundaan jadwal operasi anaknya di RS PKU Muhammadiyah Unismuh setelah sebelumnya sempat mendapatkan jadwal tindakan medis pada 18 Februari 2026. Baca juga: Kapolda Sulsel Pimpin Press Conference, Tekankan Pelayanan Publik Profesional Menurut keterangan orang tua pasien, kedatangannya ke rumah sakit pertama kali dilakukan pada 10 Februari 2026 untuk pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter. Saat itu, dokter menyampaikan bahwa tindakan operasi belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena jadwal operasi penuh hingga empat hari ke depan. Pasien kemudian dijadwalkan menjalani operasi pada 18 Februari 2026. Pihak rumah sakit awalnya meminta orang tua pasien untuk datang pada Sabtu, 14 Februari 2026, guna menandatangani persetujuan o...

Prof. Dr. Sutan Nasomal SH MH Minta Gubernur Maluku dan Bupati MBD Tindak Tegas Kapuskesmas Bebar Kumur

Gambar
  Baca juga: Serikat Pekerja Soroti Hak Normatif dalam Aksi Damai di Makassar Ilustrasi fasilitas layanan kesehatan di wilayah Maluku Barat Daya. Maluku Barat Daya — Dugaan kelalaian pelayanan medis di Puskesmas Bebar Kumur, Kecamatan Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), menjadi sorotan publik setelah seorang pasien dilaporkan meninggal dunia usai mengalami keterlambatan penanganan. Pakar hukum internasional dan ekonom, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., meminta Gubernur Maluku bersama Bupati Maluku Barat Daya mengambil langkah tegas terhadap aparatur kesehatan yang terbukti lalai dalam menjalankan tugas pelayanan publik, termasuk pemberian sanksi berat apabila ditemukan pelanggaran serius. “Pelayanan kesehatan adalah kewajiban utama paramedis yang digaji negara. Mengutamakan kepentingan lain di atas keselamatan pasien merupakan bentuk pengabaian tugas yang tidak dapat dibenarkan,” tegas Prof. Sutan saat ditemui di Jakarta...

Defisit Jebol, UHC 2026 Masuk Zona Kritis: Sampang Dihimpit Pemangkasan Dana Pusat

Gambar
Pembahasan RAPBD 2026 Kabupaten Sampang di tengah tekanan fiskal akibat pemangkasan dana transfer pusat. Sampang — Menjelang penetapan RAPBD 2026, Kabupaten Sampang menghadapi tekanan anggaran yang cukup serius. Pemangkasan Transfer Ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat hingga Rp98,7 miliar membuat sejumlah program layanan dasar tertekan, termasuk Universal Health Coverage (UHC) yang selama ini menjadi jaminan kesehatan gratis bagi masyarakat. Dana UHC Tidak Cukup, Kekurangan Lebih dari Rp10 Miliar Kepala Bappelitbangda Sampang, Hj. Umi Hanik Laila, menjelaskan bahwa alokasi dana UHC tahun 2026 berada jauh di bawah kebutuhan ideal. “Dana UHC yang tersedia baru sekitar Rp44 miliar, sedangkan kebutuhan mencapai Rp54–56 miliar. Masih kurang lebih dari Rp10 miliar,” kata Hanik. Ia menyebut tekanan fiskal tahun depan merupakan konsekuensi langsung dari pemangkasan dana pusat yang besar, sehingga memaksa daerah melakukan penyesuaian ketat pada berbagai...