Koran Merah Putih News
Berani Bicara • Berimbang • Terpercaya | Mengupas Fakta dan Integritas
TERKINI
BerandaNasionalDaerahTNI / POLRIHukumPolitikPeristiwaEkonomiPendidikanKesehatanOpini

Ketum DPP PWDPI Soroti Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG di Lampung, Minta Aparat Bertindak

Ketua Umum DPP PWDPI M. Nurullah RS menyampaikan keterangan terkait dugaan praktik jual beli titik dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Istimewa)

Jakarta, Koran Merah Putih News - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI), M. Nurullah RS, kembali menyoroti dugaan praktik jual beli titik dapur dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut terjadi di Provinsi Lampung. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk dorongan agar aparat penegak hukum melakukan penelusuran secara menyeluruh terhadap informasi yang beredar di tengah masyarakat, Minggu (07/06/2026).

Menurut Nurullah, pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis harus dilakukan secara ketat mengingat program tersebut merupakan salah satu program strategis nasional yang menggunakan anggaran negara untuk kepentingan masyarakat.

Dugaan Keterlibatan Sejumlah Pihak

Dalam keterangannya kepada media, Nurullah menyebut pihaknya menerima berbagai informasi mengenai dugaan adanya praktik jual beli titik dapur MBG yang melibatkan sejumlah pihak.

Ia mengungkapkan terdapat informasi yang menyebut adanya individu berinisial Zv dan Ed yang diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas pengelolaan maupun peralihan titik dapur MBG di beberapa wilayah.

Meski demikian, Nurullah menegaskan bahwa informasi tersebut masih berupa dugaan dan harus dibuktikan melalui proses hukum yang objektif serta profesional.

"Kami menerima berbagai informasi yang mengarah pada dugaan adanya praktik jual beli titik dapur MBG. Karena itu, kami meminta aparat melakukan pendalaman secara profesional dan transparan," ujar Nurullah.

Menurutnya, setiap informasi yang berkembang harus ditelusuri secara menyeluruh agar tidak menimbulkan spekulasi maupun kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

Grup Komunikasi "Jalur Langit" Ikut Disebut

Selain itu, Nurullah juga menyinggung adanya grup komunikasi yang disebut bernama "Jalur Langit". Berdasarkan informasi yang diterimanya, grup tersebut diduga menjadi sarana komunikasi sejumlah pihak yang berkaitan dengan pengelolaan titik dapur MBG.

Ia meminta aparat melakukan verifikasi terhadap informasi tersebut guna memastikan apakah terdapat aktivitas yang bertentangan dengan ketentuan yang berlaku atau tidak.

"Jika memang ada transaksi atau aktivitas yang melanggar aturan dalam program pemerintah, tentu harus dibuka secara terang benderang demi menjaga integritas program MBG," tegasnya.

Dorong Kejagung dan KPK Lakukan Penelusuran

Ketua Umum DPP PWDPI tersebut meminta Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penelusuran apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Ia menilai seluruh dugaan yang berkembang harus diuji melalui proses pemeriksaan yang profesional, objektif, dan transparan sehingga menghasilkan kepastian hukum bagi semua pihak.

"Kami mendukung penegakan hukum yang profesional dan transparan. Jika memang ada pelanggaran, harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Sebaliknya, jika tidak terbukti, maka hal itu juga harus disampaikan kepada publik secara terbuka," katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi maupun tanggapan dari pihak-pihak yang disebut dalam pernyataan tersebut.

Koran Merah Putih News membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


Catatan Redaksi: Koran Merah Putih News menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta memberikan ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Redaksi
Editor: Han
BAGIKAN:

Komentar

Koran Merah Putih

Berani Bicara • Berimbang • Terpercaya | Mengupas Fakta dan Integritas

Cari Blog Ini

Akses Jalan Dusun Wambasalhin Memprihatinkan, Warga Desak Pemerataan Pembangunan

Kondisi jalan rusak dinilai menghambat layanan kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat Buru, Maluku, Koran Merah Putih News — Warga Dusun Wambasalhin, Desa Lele, Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru, menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini belum mengalami perbaikan signifikan. Berdasarkan dokumentasi yang diterima redaksi, akses jalan menuju dusun tersebut masih berupa tanah dengan kondisi berlumpur saat hujan, tergenang di sejumlah titik, serta licin dan sulit dilalui kendaraan. Di beberapa bagian, warga juga harus melintasi aliran sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap akses layanan dasar masyarakat, terutama di bidang kesehatan dan perekonomian. Baca juga: Layanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Masih Jadi Sorotan “Kalau ada warga sakit atau ibu hamil, kami kesulitan menuju fasilitas kesehatan karena kondisi jalan yang rusak,” ujar salah satu tokoh masyarakat melalui pesan...

Pria warga Lembasung meninggal dunia akibat tertabrak KA Kualastabas di Blambangan Umpu

Petugas melakukan evakuasi korban tertabrak KA Kualastabas di jalur rel Blambangan Umpu Way Kanan, Koran Merah Putih News — Seorang pria warga Kampung Lembasung, Kabupaten Way Kanan, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Kualastabas di jalur rel wilayah Blambangan Umpu, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban berinisial AL (49) ditemukan di sekitar jalur rel aktif yang berjarak kurang lebih 100 meter dari Stasiun Blambangan Umpu. Baca juga: Kecelakaan Lain di Wilayah Jawa Timur Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Way Kanan, Leo Saputra, membenarkan adanya laporan dari warga terkait kejadian tersebut. “Begitu menerima informasi dari warga, kami langsung menuju lokasi bersama aparat kepolisian dan petugas terkait untuk melakukan penanganan sesuai prosedur,” ujarnya. Tim gabungan dari BPBD, kepolisian, dan petugas PT KAI langsung melakukan evakuasi korban dari lokasi kejadian. Baca juga: Evakuasi Korban di Way Kanan Hingga saat ini, aparat kepolisian ma...

Kelurahan Rappokalling dan Tammua Berhasil Mendamaikan Perang Kelompok yang Dilakukan oleh Para Pemuda

MAKASSAR, koranmerahputihnews.com - Kelurahan Rappokalling dan Tammua berhasil mendamaikan perang kelompok yang dilakukan oleh para remaja. Pertemuan tersebut diadakan di Warkop BANG IPUL Jl. Rappokalling Raya No. 37, dihadiri oleh Lurah Rappokalling, Babinsa, Kamtibmas, RT/RW, Tokoh Masyarakat serta Para pemuda dari kedua kelompok dan turut hadir Anggota DPRD Kota Makassar H. Saiful. Kamis (6/11/2025) Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang penuh harapan. Lurah Rappokalling, Bapak Ismail Ilho, S.Sos menyampaikan pentingnya kedamaian dan kerjasama di lingkungan masyarakat. "Kami berharap bahwa ini adalah awal dari hubungan yang lebih baik antara para pemuda di Rappokalling dan Tammua. Terimakasih kepada kelurahan Rappokalling dan tammua, Babinsa, Binmas dan tokoh masyarakat hari ini kami sudah mendapatkan titik temu dengan para remaja menandatangi surat pernyataan, bahwa kedua bela pihak tidak akan mengulang kembali perang kelompok. Jika para remaja melakukan perang kelo...
Memuat artikel populer...
Memuat artikel terbaru...
Memuat rekomendasi...
Nasional
Memuat...
Hukum
Memuat...
Ekonomi
Memuat...