Koran Merah Putih News
Berani Bicara • Berimbang • Terpercaya | Mengupas Fakta dan Integritas
TERKINI
BerandaNasionalDaerahTNI / POLRIHukumPolitikPeristiwaEkonomiPendidikanKesehatanOpini

Prof Sutan Nasomal Minta Forkopimda Aceh Singkil Fasilitasi Sengketa Buruh PT Nafasindo

Aksi damai masyarakat dan mantan karyawan PT Nafasindo di Aceh Singkil menuntut penyelesaian hak-hak pekerja dan ahli waris.

Aceh Singkil, Koran Merah Putih News — Prof Sutan Nasomal SH MH meminta Forkopimda Aceh Singkil segera memfasilitasi penyelesaian sengketa hak pekerja antara masyarakat dan PT Nafasindo agar persoalan tersebut dapat diselesaikan secara damai dan sesuai aturan ketenagakerjaan.

Pernyataan itu disampaikan Prof Sutan Nasomal SH MH selaku Penanggungjawab Timpas 1 Aceh Singkil saat memberikan keterangan kepada sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan online melalui sambungan telepon, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda perlu segera turun tangan menjembatani penyelesaian tuntutan para pekerja agar tidak menimbulkan persoalan berkepanjangan di tengah masyarakat.

“Kasus sengketa hak kewajiban antara buruh dengan perusahaan PT Nafasindo pamungkasnya adalah Bupati Safriadi Oyon perintahkan Kadisnaker bersama Kapolres dan Dandim menjembatani penyelesaian ini agar secepatnya tuntas dengan terjadinya kesepakatan damai saling menguntungkan,” ujar Prof Sutan Nasomal SH MH.

Aksi damai masyarakat bersama mantan karyawan PT Nafasindo sebelumnya digelar dengan mendatangi kantor perusahaan, DPRK Aceh Singkil, hingga Kantor Bupati Aceh Singkil.

Para peserta aksi menuntut pembayaran hak-hak pekerja yang dinilai belum dipenuhi perusahaan, termasuk hak ahli waris terhadap pekerja yang telah meninggal dunia.

Salah satu koordinator aksi, April Siregar, mengatakan pihaknya meminta perusahaan segera membayarkan hak tenaga kerja yang telah meninggal dunia kepada ahli waris masing-masing.

Selain itu, massa aksi juga meminta pembentukan tim K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), evaluasi terhadap operasional perusahaan apabila terbukti melanggar aturan, serta penyelesaian seluruh hak pekerja yang belum dibayarkan.

Setelah melakukan aksi di depan kantor perusahaan, massa bergerak menuju Kantor DPRK Aceh Singkil dan diterima Ketua DPRK H. Amaliun bersama jajaran Komisi II.

Pihak DPRK menyatakan siap mengawal tuntutan masyarakat hingga proses penyelesaian selesai.

Selanjutnya massa mendatangi Kantor Bupati Aceh Singkil dan diterima langsung Bupati H. Safriadi Oyon.

“Kami siap memfasilitasi dan memediasi tuntutan masyarakat serta akan memanggil pihak manajemen PT Nafasindo agar segera menyelesaikan hak-hak yang harus dipenuhi,” ujar Bupati Safriadi Oyon.

Kehadiran pemerintah daerah diharapkan mampu menghadirkan solusi terbaik bagi pekerja maupun perusahaan sehingga penyelesaian sengketa dapat berlangsung secara kondusif dan berkeadilan.


Catatan Redaksi: Koran Merah Putih News menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Redaksi KMPN

Editor: Han

BAGIKAN:

Komentar

Koran Merah Putih

Berani Bicara • Berimbang • Terpercaya | Mengupas Fakta dan Integritas

Cari Blog Ini

Akses Jalan Dusun Wambasalhin Memprihatinkan, Warga Desak Pemerataan Pembangunan

Kondisi jalan rusak dinilai menghambat layanan kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat Buru, Maluku, Koran Merah Putih News — Warga Dusun Wambasalhin, Desa Lele, Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru, menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini belum mengalami perbaikan signifikan. Berdasarkan dokumentasi yang diterima redaksi, akses jalan menuju dusun tersebut masih berupa tanah dengan kondisi berlumpur saat hujan, tergenang di sejumlah titik, serta licin dan sulit dilalui kendaraan. Di beberapa bagian, warga juga harus melintasi aliran sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap akses layanan dasar masyarakat, terutama di bidang kesehatan dan perekonomian. Baca juga: Layanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Masih Jadi Sorotan “Kalau ada warga sakit atau ibu hamil, kami kesulitan menuju fasilitas kesehatan karena kondisi jalan yang rusak,” ujar salah satu tokoh masyarakat melalui pesan...

Pria warga Lembasung meninggal dunia akibat tertabrak KA Kualastabas di Blambangan Umpu

Petugas melakukan evakuasi korban tertabrak KA Kualastabas di jalur rel Blambangan Umpu Way Kanan, Koran Merah Putih News — Seorang pria warga Kampung Lembasung, Kabupaten Way Kanan, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Kualastabas di jalur rel wilayah Blambangan Umpu, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban berinisial AL (49) ditemukan di sekitar jalur rel aktif yang berjarak kurang lebih 100 meter dari Stasiun Blambangan Umpu. Baca juga: Kecelakaan Lain di Wilayah Jawa Timur Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Way Kanan, Leo Saputra, membenarkan adanya laporan dari warga terkait kejadian tersebut. “Begitu menerima informasi dari warga, kami langsung menuju lokasi bersama aparat kepolisian dan petugas terkait untuk melakukan penanganan sesuai prosedur,” ujarnya. Tim gabungan dari BPBD, kepolisian, dan petugas PT KAI langsung melakukan evakuasi korban dari lokasi kejadian. Baca juga: Evakuasi Korban di Way Kanan Hingga saat ini, aparat kepolisian ma...

Kelurahan Rappokalling dan Tammua Berhasil Mendamaikan Perang Kelompok yang Dilakukan oleh Para Pemuda

MAKASSAR, koranmerahputihnews.com - Kelurahan Rappokalling dan Tammua berhasil mendamaikan perang kelompok yang dilakukan oleh para remaja. Pertemuan tersebut diadakan di Warkop BANG IPUL Jl. Rappokalling Raya No. 37, dihadiri oleh Lurah Rappokalling, Babinsa, Kamtibmas, RT/RW, Tokoh Masyarakat serta Para pemuda dari kedua kelompok dan turut hadir Anggota DPRD Kota Makassar H. Saiful. Kamis (6/11/2025) Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang penuh harapan. Lurah Rappokalling, Bapak Ismail Ilho, S.Sos menyampaikan pentingnya kedamaian dan kerjasama di lingkungan masyarakat. "Kami berharap bahwa ini adalah awal dari hubungan yang lebih baik antara para pemuda di Rappokalling dan Tammua. Terimakasih kepada kelurahan Rappokalling dan tammua, Babinsa, Binmas dan tokoh masyarakat hari ini kami sudah mendapatkan titik temu dengan para remaja menandatangi surat pernyataan, bahwa kedua bela pihak tidak akan mengulang kembali perang kelompok. Jika para remaja melakukan perang kelo...
Memuat artikel populer...
Memuat artikel terbaru...
Memuat rekomendasi...
Nasional
Memuat...
Hukum
Memuat...
Ekonomi
Memuat...