Lulus 100 Persen, SMP Negeri 27 Buru Apresiasi Siswa Berprestasi dan Dorong Lanjut Pendidikan

Kepala SMP Negeri 27 Buru bersama siswa berprestasi usai pengumuman kelulusan Tahun Ajaran 2025/2026 di Kabupaten Buru.
Kepala SMP Negeri 27 Buru bersama para siswa berprestasi pada momen pengumuman kelulusan Tahun Ajaran 2025/2026. Seluruh peserta didik kelas IX dinyatakan lulus 100 persen.

BURU, Maluku, Koran Merah Putih News — SMP Negeri 27 Buru mencatatkan capaian membanggakan dengan tingkat kelulusan 100 persen pada Tahun Ajaran 2025/2026. Sebanyak 23 siswa yang terdiri dari 12 laki-laki dan 11 perempuan dinyatakan lulus setelah menyelesaikan seluruh proses pembelajaran dan evaluasi sekolah.

Pengumuman kelulusan berlangsung penuh rasa syukur dan kebahagiaan. Pihak sekolah, orang tua, serta masyarakat sekitar menyambut hasil tersebut sebagai buah dari kerja keras peserta didik selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 27 Buru.

Ujian Sekolah yang menjadi salah satu syarat kelulusan telah dilaksanakan pada 4 hingga 9 Mei 2026 dan berjalan lancar sesuai jadwal yang ditetapkan.

Tiga Siswa Raih Prestasi Terbaik

Pada momentum kelulusan tersebut, sekolah juga memberikan penghargaan kepada tiga siswa dengan perolehan nilai tertinggi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi akademik yang diraih.

  1. Nelsa Solissa – Peringkat I
  2. Putri Anggun Waemese – Peringkat II
  3. Femi Nustelu – Peringkat III

Kepala SMP Negeri 27 Buru, Wenang Lehima, S.Pd., Gr., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama yang kuat antara peserta didik, guru, orang tua, dan seluruh pihak yang selama ini mendukung proses pendidikan di sekolah.

“Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh lulusan untuk terus mengembangkan kemampuan dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Dukungan Pemerintah Desa dan Masyarakat

Acara pengumuman kelulusan turut dihadiri Kepala Desa Wasbakat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh adat, tokoh agama, serta para orang tua dan wali murid.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan bersama terhadap kemajuan pendidikan dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Buru.

Pihak sekolah menilai keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di kelas, tetapi juga oleh dukungan lingkungan keluarga dan masyarakat.

Didukung Tenaga Pendidik yang Solid

SMP Negeri 27 Buru saat ini didukung oleh 18 tenaga pendidik yang terdiri dari 2 guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), 14 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan 2 tenaga honorer.

Dengan dukungan tersebut, sekolah berharap kualitas pendidikan dapat terus meningkat dan mampu mencetak lulusan yang berprestasi, berkarakter, serta siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Bupati Buru Dorong Kemajuan Pendidikan

Sementara itu, Bupati Buru, Ikram Umasugi, SE, melalui sambutan virtual pada momentum pengumuman kelulusan tingkat SMP se-Kabupaten Buru mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kemajuan pendidikan di daerah.

Berdasarkan data pemerintah daerah, sebanyak 2.182 siswa dari 59 sekolah negeri dan swasta di Kabupaten Buru mengikuti proses kelulusan tahun ini. Para peserta didik tersebut berasal dari 10 kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Buru.

Pemerintah daerah berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah di masa mendatang.

Keberhasilan kelulusan 100 persen ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi, menjaga semangat belajar, serta membawa nama baik sekolah dan daerah di masa depan.


Catatan Redaksi: Koran Merah Putih News menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Ersol

Editor: Han

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akses Jalan Dusun Wambasalhin Memprihatinkan, Warga Desak Pemerataan Pembangunan

Pria warga Lembasung meninggal dunia akibat tertabrak KA Kualastabas di Blambangan Umpu

Kelurahan Rappokalling dan Tammua Berhasil Mendamaikan Perang Kelompok yang Dilakukan oleh Para Pemuda