Koran Merah Putih News
Berani Bicara • Berimbang • Terpercaya | Mengupas Fakta dan Integritas
TERKINI
BerandaNasionalDaerahTNI / POLRIHukumPolitikPeristiwaEkonomiPendidikanKesehatanOpini

Prof Dr Sutan Nasomal Dorong Edukasi Kesiapsiagaan Masyarakat sebagai Bagian Ketahanan Nasional

Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., saat menyampaikan pandangan mengenai pentingnya edukasi kesiapsiagaan masyarakat sebagai bagian dari ketahanan nasional Indonesia. (Istimewa)

Jakarta, Koran Merah Putih News – Pengamat geopolitik dan pakar hukum internasional, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., mendorong pemerintah pusat hingga daerah untuk memperkuat edukasi kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai kemungkinan situasi darurat yang dapat berdampak pada keselamatan warga.

Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pimpinan redaksi media nasional dan internasional di Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia, kawasan Cijantung, Jakarta, Selasa (02/06/2026).

Menurutnya, edukasi keselamatan keluarga, perlindungan kelompok rentan, serta pemahaman menghadapi kondisi darurat perlu diberikan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan yang tidak terduga.

Edukasi Masyarakat Dinilai Bagian Penting Ketahanan Nasional

Prof. Sutan Nasomal menilai kesiapan masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam memperkuat ketahanan nasional. Menurutnya, masyarakat perlu dibekali pemahaman dasar mengenai langkah-langkah keselamatan, perlindungan keluarga, serta penanganan kondisi darurat.

Kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lansia disebut membutuhkan perhatian khusus dalam setiap skenario penanganan keadaan darurat.

"Kesiapan masyarakat harus dibangun sejak dini melalui edukasi yang terstruktur dan berkelanjutan," ujarnya.

Pemerintah dan Aparat Didorong Tingkatkan Edukasi Publik

Ia juga menilai pemerintah bersama TNI dan Polri memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kebencanaan, mitigasi risiko, kedisiplinan masyarakat, serta pemahaman mengenai langkah-langkah penyelamatan diri apabila terjadi keadaan darurat.

Menurutnya, edukasi tersebut dapat dilakukan melalui sekolah, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, komunitas masyarakat, hingga tingkat desa dan kelurahan.

Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat, potensi risiko yang dapat muncul dalam situasi darurat diharapkan dapat diminimalisasi.

Kesiapsiagaan Dinilai Investasi Jangka Panjang

Prof. Sutan Nasomal menegaskan bahwa edukasi kesiapsiagaan bukan hanya penting untuk menghadapi potensi konflik atau krisis global, tetapi juga bermanfaat dalam menghadapi berbagai bentuk bencana dan keadaan darurat lainnya.

Menurutnya, masyarakat yang memahami langkah penyelamatan diri, perlindungan keluarga, serta koordinasi dengan aparat akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan yang mungkin terjadi.

"Ketahanan nasional dimulai dari masyarakat yang memiliki pengetahuan, kesiapan, dan kesadaran untuk menjaga keselamatan diri maupun keluarganya," tegas Prof. Sutan Nasomal.

Ia berharap pemerintah terus memperkuat program edukasi masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas nasional dan keselamatan warga negara.


Catatan Redaksi: Koran Merah Putih News menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Redaksi KMPN

Editor: Han

BAGIKAN:

Komentar

Koran Merah Putih

Berani Bicara • Berimbang • Terpercaya | Mengupas Fakta dan Integritas

Cari Blog Ini

Akses Jalan Dusun Wambasalhin Memprihatinkan, Warga Desak Pemerataan Pembangunan

Kondisi jalan rusak dinilai menghambat layanan kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat Buru, Maluku, Koran Merah Putih News — Warga Dusun Wambasalhin, Desa Lele, Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru, menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini belum mengalami perbaikan signifikan. Berdasarkan dokumentasi yang diterima redaksi, akses jalan menuju dusun tersebut masih berupa tanah dengan kondisi berlumpur saat hujan, tergenang di sejumlah titik, serta licin dan sulit dilalui kendaraan. Di beberapa bagian, warga juga harus melintasi aliran sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap akses layanan dasar masyarakat, terutama di bidang kesehatan dan perekonomian. Baca juga: Layanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Masih Jadi Sorotan “Kalau ada warga sakit atau ibu hamil, kami kesulitan menuju fasilitas kesehatan karena kondisi jalan yang rusak,” ujar salah satu tokoh masyarakat melalui pesan...

Pria warga Lembasung meninggal dunia akibat tertabrak KA Kualastabas di Blambangan Umpu

Petugas melakukan evakuasi korban tertabrak KA Kualastabas di jalur rel Blambangan Umpu Way Kanan, Koran Merah Putih News — Seorang pria warga Kampung Lembasung, Kabupaten Way Kanan, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Kualastabas di jalur rel wilayah Blambangan Umpu, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban berinisial AL (49) ditemukan di sekitar jalur rel aktif yang berjarak kurang lebih 100 meter dari Stasiun Blambangan Umpu. Baca juga: Kecelakaan Lain di Wilayah Jawa Timur Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Way Kanan, Leo Saputra, membenarkan adanya laporan dari warga terkait kejadian tersebut. “Begitu menerima informasi dari warga, kami langsung menuju lokasi bersama aparat kepolisian dan petugas terkait untuk melakukan penanganan sesuai prosedur,” ujarnya. Tim gabungan dari BPBD, kepolisian, dan petugas PT KAI langsung melakukan evakuasi korban dari lokasi kejadian. Baca juga: Evakuasi Korban di Way Kanan Hingga saat ini, aparat kepolisian ma...

Kelurahan Rappokalling dan Tammua Berhasil Mendamaikan Perang Kelompok yang Dilakukan oleh Para Pemuda

MAKASSAR, koranmerahputihnews.com - Kelurahan Rappokalling dan Tammua berhasil mendamaikan perang kelompok yang dilakukan oleh para remaja. Pertemuan tersebut diadakan di Warkop BANG IPUL Jl. Rappokalling Raya No. 37, dihadiri oleh Lurah Rappokalling, Babinsa, Kamtibmas, RT/RW, Tokoh Masyarakat serta Para pemuda dari kedua kelompok dan turut hadir Anggota DPRD Kota Makassar H. Saiful. Kamis (6/11/2025) Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang penuh harapan. Lurah Rappokalling, Bapak Ismail Ilho, S.Sos menyampaikan pentingnya kedamaian dan kerjasama di lingkungan masyarakat. "Kami berharap bahwa ini adalah awal dari hubungan yang lebih baik antara para pemuda di Rappokalling dan Tammua. Terimakasih kepada kelurahan Rappokalling dan tammua, Babinsa, Binmas dan tokoh masyarakat hari ini kami sudah mendapatkan titik temu dengan para remaja menandatangi surat pernyataan, bahwa kedua bela pihak tidak akan mengulang kembali perang kelompok. Jika para remaja melakukan perang kelo...
Memuat artikel populer...
Memuat artikel terbaru...
Memuat rekomendasi...
Nasional
Memuat...
Hukum
Memuat...
Ekonomi
Memuat...