Koran Merah Putih News
Berani Bicara • Berimbang • Terpercaya | Mengupas Fakta dan Integritas
TERKINI
BerandaNasionalDaerahTNI / POLRIHukumPolitikPeristiwaEkonomiPendidikanKesehatanOpini

GAMKI dan OKP Kabupaten Buru Apresiasi Ruang Dialog Kejari, Soroti Gunung Botak hingga IUP 24 Ribu Hektare

Pertemuan Kejari Buru bersama organisasi kepemudaan membahas pengelolaan Gunung Botak, koperasi pertambangan dan tata kelola sumber daya alam di Kabupaten Buru.
 Forum "Satu Jam Bersama Kejari Buru" mempertemukan aparat penegak hukum dan organisasi kepemudaan untuk membahas berbagai isu strategis daerah, termasuk tata kelola kawasan Gunung Botak dan status lahan IUP di Kabupaten Buru. (Istimewa)

NAMLEA, koranmerahputihnews.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Buru mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru yang membuka ruang dialog bersama organisasi kepemudaan (OKP) guna membahas berbagai isu strategis yang berkembang di daerah.

Apresiasi tersebut disampaikan usai kegiatan bertajuk "Satu Jam Bersama Kejari Buru" yang digelar di Aula Kejari Buru, Senin (8/6/2026), dan dihadiri sejumlah perwakilan organisasi kepemudaan se-Kabupaten Buru.

Forum tersebut menjadi wadah pertukaran gagasan terkait pembangunan daerah, penegakan hukum, pengelolaan lingkungan hidup, hingga tata kelola sumber daya alam yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

Pemuda Dilibatkan dalam Pembahasan Isu Strategis Daerah

Ketua DPC GAMKI Kabupaten Buru, Amsal Besan, menilai keterbukaan komunikasi yang dibangun Kejari Buru merupakan langkah positif dalam memperkuat partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap berbagai persoalan pembangunan daerah.

"Kami mengapresiasi adanya ruang dialog yang diberikan Kejari Buru kepada organisasi kepemudaan. Forum seperti ini menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi dan pandangan terkait berbagai persoalan daerah," ujar Amsal Besan.

Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki peran penting dalam memberikan masukan konstruktif, memperkuat kontrol sosial, serta ikut mengawal berbagai program pembangunan yang dilaksanakan di daerah.

Selain itu, forum dialog tersebut juga membuka peluang kolaborasi antara pemuda, pemerintah, aparat penegak hukum, dan berbagai pemangku kepentingan dalam kegiatan sosial maupun pelestarian lingkungan hidup.

Gunung Botak dan Status IUP Menjadi Perhatian

Dalam pertemuan tersebut, peserta juga membahas sejumlah isu strategis yang berkembang di Kabupaten Buru, termasuk pengelolaan kawasan tambang emas Gunung Botak yang selama ini menjadi perhatian publik.

Para peserta menyoroti berbagai persoalan yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan, keberadaan koperasi, hingga status lahan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang disebut mencapai sekitar 24 ribu hektare.

Berbagai pandangan dan masukan disampaikan dalam forum tersebut dengan harapan pengelolaan sumber daya alam dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, tetap memperhatikan aspek lingkungan, kepentingan masyarakat, serta keberlanjutan pembangunan daerah.

Kejari Buru Berkomitmen Terus Membuka Ruang Komunikasi

Sementara itu, pihak Kejari Buru menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi publik dan mendukung penegakan hukum yang transparan serta akuntabel sesuai kewenangan institusi.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara aparat penegak hukum dan organisasi kepemudaan dalam mengawal berbagai isu strategis yang berkembang di Kabupaten Buru.

Melalui dialog yang terbuka, berbagai persoalan daerah diharapkan dapat dibahas secara konstruktif sehingga melahirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan Kabupaten Buru yang berkelanjutan.


Catatan Redaksi: Koran Merah Putih News menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta memberikan ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Ersol

Editor: Han

BAGIKAN:

Komentar

Koran Merah Putih

Berani Bicara • Berimbang • Terpercaya | Mengupas Fakta dan Integritas

Cari Blog Ini

Akses Jalan Dusun Wambasalhin Memprihatinkan, Warga Desak Pemerataan Pembangunan

Kondisi jalan rusak dinilai menghambat layanan kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat Buru, Maluku, Koran Merah Putih News — Warga Dusun Wambasalhin, Desa Lele, Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru, menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini belum mengalami perbaikan signifikan. Berdasarkan dokumentasi yang diterima redaksi, akses jalan menuju dusun tersebut masih berupa tanah dengan kondisi berlumpur saat hujan, tergenang di sejumlah titik, serta licin dan sulit dilalui kendaraan. Di beberapa bagian, warga juga harus melintasi aliran sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap akses layanan dasar masyarakat, terutama di bidang kesehatan dan perekonomian. Baca juga: Layanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Masih Jadi Sorotan “Kalau ada warga sakit atau ibu hamil, kami kesulitan menuju fasilitas kesehatan karena kondisi jalan yang rusak,” ujar salah satu tokoh masyarakat melalui pesan...

Pria warga Lembasung meninggal dunia akibat tertabrak KA Kualastabas di Blambangan Umpu

Petugas melakukan evakuasi korban tertabrak KA Kualastabas di jalur rel Blambangan Umpu Way Kanan, Koran Merah Putih News — Seorang pria warga Kampung Lembasung, Kabupaten Way Kanan, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Kualastabas di jalur rel wilayah Blambangan Umpu, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban berinisial AL (49) ditemukan di sekitar jalur rel aktif yang berjarak kurang lebih 100 meter dari Stasiun Blambangan Umpu. Baca juga: Kecelakaan Lain di Wilayah Jawa Timur Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Way Kanan, Leo Saputra, membenarkan adanya laporan dari warga terkait kejadian tersebut. “Begitu menerima informasi dari warga, kami langsung menuju lokasi bersama aparat kepolisian dan petugas terkait untuk melakukan penanganan sesuai prosedur,” ujarnya. Tim gabungan dari BPBD, kepolisian, dan petugas PT KAI langsung melakukan evakuasi korban dari lokasi kejadian. Baca juga: Evakuasi Korban di Way Kanan Hingga saat ini, aparat kepolisian ma...

Kelurahan Rappokalling dan Tammua Berhasil Mendamaikan Perang Kelompok yang Dilakukan oleh Para Pemuda

MAKASSAR, koranmerahputihnews.com - Kelurahan Rappokalling dan Tammua berhasil mendamaikan perang kelompok yang dilakukan oleh para remaja. Pertemuan tersebut diadakan di Warkop BANG IPUL Jl. Rappokalling Raya No. 37, dihadiri oleh Lurah Rappokalling, Babinsa, Kamtibmas, RT/RW, Tokoh Masyarakat serta Para pemuda dari kedua kelompok dan turut hadir Anggota DPRD Kota Makassar H. Saiful. Kamis (6/11/2025) Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang penuh harapan. Lurah Rappokalling, Bapak Ismail Ilho, S.Sos menyampaikan pentingnya kedamaian dan kerjasama di lingkungan masyarakat. "Kami berharap bahwa ini adalah awal dari hubungan yang lebih baik antara para pemuda di Rappokalling dan Tammua. Terimakasih kepada kelurahan Rappokalling dan tammua, Babinsa, Binmas dan tokoh masyarakat hari ini kami sudah mendapatkan titik temu dengan para remaja menandatangi surat pernyataan, bahwa kedua bela pihak tidak akan mengulang kembali perang kelompok. Jika para remaja melakukan perang kelo...
Memuat artikel populer...
Memuat artikel terbaru...
Memuat rekomendasi...
Nasional
Memuat...
Hukum
Memuat...
Ekonomi
Memuat...