Postingan

Diduga Dijual di Atas HET, Harga Beras Bulog di Gayo Lues Dikeluhkan Warga

Gambar
Tampak depan Kantor Bulog di wilayah Gayo Lues.  Gayo Lues, Koran Merah Putih News — Dugaan penjualan beras Bulog di atas harga kesepakatan dan indikasi praktik distribusi tidak sehat mencuat di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Sejumlah warga mengeluhkan harga beras Bulog yang dijual di salah satu toko di Kecamatan Blangkejeren, diduga mencapai Rp75.000 per kemasan 5 kilogram, jauh di atas harga yang telah ditetapkan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga jual beras Bulog seharusnya berada di kisaran Rp65.000 per 5 kilogram. Ketentuan tersebut merujuk pada kesepakatan distribusi yang memberikan toleransi harga bagi mitra penyalur guna menutup biaya operasional dan memperoleh margin keuntungan yang wajar. Namun di lapangan, harga yang beredar dinilai telah melampaui batas kewajaran dan Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga memicu keresahan masyarakat. “Kami heran kenapa bisa dijual sampai Rp75 ribu. Selisihnya jauh dari harga yang ditetapkan. Kala...

Mahasiswa Soroti SPM Rp24,6 Miliar Belum Dibayar, Desak Evaluasi Tata Kelola Keuangan Gayo Lues

Gambar
Mahasiswa menyoroti persoalan SPM yang belum dibayarkan di Gayo Lues. (Foto: Istimewa) Gayo Lues, Koran Merah Putih News — Persoalan tata kelola keuangan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues kembali menjadi perhatian publik. Kalangan mahasiswa menyoroti informasi belum dibayarkannya Surat Perintah Membayar (SPM) dengan total nilai sekitar Rp24,6 miliar pada Tahun Anggaran 2025, yang dinilai berdampak langsung terhadap aparatur sipil negara (ASN), rekanan, serta perekonomian lokal. Baca juga: Rp7,8 Triliun Usulan R3P Pemkab Gayo Lues untuk Pemulihan Pascabencana Ketua BEM Universitas Syiah Kuala (USK) PSDKU Gayo Lues, Indra Syahputra , menyampaikan bahwa SPM yang telah diterbitkan seharusnya menjadi jaminan kepastian pembayaran atas belanja daerah yang telah melalui proses verifikasi administratif dan hukum. “SPM bukan sekadar dokumen administrasi. Ia merupakan perintah resmi negara untuk melakukan pembayaran. Ketika SPM diterbi...

Mahasiswa Sampang Soroti Pupuk di Atas HET dan Dugaan Hilangnya Hand Traktor Aset Negara

Gambar
Suasana pengamanan aksi mahasiswa di Sampang yang menyampaikan aspirasi terkait sektor pertanian. (Foto: Istimewa) Sampang, koranmerahputihnews.com — Aliansi mahasiswa bersama masyarakat Kabupaten Sampang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Sampang, Selasa (13/01/2026). Aksi tersebut menyoroti maraknya penjualan pupuk bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) serta dugaan hilangnya aset negara berupa mesin hand traktor yang hingga kini belum mendapat penjelasan terbuka. Pantauan di lokasi, puluhan mahasiswa mengenakan caping petani sebagai simbol solidaritas terhadap nasib petani kecil. Massa aksi membawa dokumen tuntutan dan berupaya menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pihak Dinas Pertanian. Aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat dengan membentuk barikade di pintu masuk kantor guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. ...

GRIB Jaya Gelar Orasi Tertibkan Lalu Lintas Angkutan Batu Bara di Lampung Utara

Gambar
Aksi orasi GRIB Jaya menyoroti aktivitas angkutan batu bara di sejumlah ruas jalan Lampung Utara. (Foto: Istimewa) Lampung Utara, koranmerahputihnews.com — Gabungan organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya menggelar aksi orasi pada Rabu (14/01/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Aksi tersebut dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait aktivitas kendaraan pengangkut batu bara yang dinilai mengganggu keselamatan dan kelancaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Lampung Utara. Baca juga: Layanan Dukcapil Keliling Jangkau Warga Desa Bringin Jaya Way Kanan Aksi ini diikuti oleh perwakilan GRIB Jaya dari berbagai daerah, antara lain GRIB Jaya Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat, serta beberapa kabupaten lainnya. Massa aksi menyampaikan aspirasi secara terbuka dengan fokus pada penertiban arus kendaraan angkutan batu bara yang kerap melintas dengan muatan berat dan dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan...

Wisata Pemandian Air Panas Cisolok Sukabumi, Favorit Saat Musim Hujan dan Cuaca Dingin

Gambar
Pemandian Air Panas Cisolok di Kabupaten Sukabumi menjadi favorit wisatawan saat musim hujan. (Foto: Istimewa) Sukabumi, koranmerahputihnews.com — Pemandian Air Panas Cisolok yang berlokasi di Jalan Cisolok–Cipanas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat, khususnya saat musim hujan dan cuaca dingin, Rabu (14/01/2026). Baca juga: Ketahanan Pangan BUMDes Cijalingan, Bawang Merah Jadi Andalan Desa Selain dimanfaatkan sebagai objek wisata, kawasan pemandian air panas ini juga kerap menjadi lokasi kunjungan edukatif. Koordinator Pengelola Air Panas Cisolok–Cipanas, Febi , menyampaikan bahwa kawasan tersebut memiliki nilai edukasi dan penelitian. “Tempat ini tidak hanya sebagai objek wisata, tetapi juga sering dimanfaatkan untuk kegiatan edukasi dan penelitian, termasuk oleh mahasiswa dari berbagai fakultas yang meneliti kandungan belerang pada sumber air panas,” ujar Febi kepada awak med...

Rp7,8 Triliun Diajukan ke Pusat, Pemkab Gayo Lues Dorong Pemulihan Pascabencana Lewat Skema R3P

Gambar
Kondisi infrastruktur di Kabupaten Gayo Lues yang menjadi dasar pengajuan anggaran R3P ke pemerintah pusat. (Foto: Istimewa) Gayo Lues, koranmerahputihnews.com — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues mengajukan anggaran sebesar Rp7,8 triliun kepada pemerintah pusat melalui Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Usulan tersebut disampaikan sebagai upaya membangun kembali Negeri Seribu Bukit yang selama bertahun-tahun menghadapi dampak bencana alam serta keterbatasan infrastruktur dasar, Selasa (13/01/2026). Baca juga: Banjir di Gayo Lues Rusak 105 Ruas Jalan dan 60 Jaringan Irigasi Pemerintah daerah menyebut besaran anggaran tersebut merupakan hasil perhitungan riil atas tingkat kerusakan yang dialami masyarakat. Usulan ini dipandang sebagai kebutuhan mendesak agar Kabupaten Gayo Lues tidak terus tertinggal akibat akumulasi bencana serta minimnya fasilitas pendukung kehidupan warga. Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Diduga Tidak Layak Konsumsi, Menu MBG di SDN 03 Sindang Sari Lampung Utara Tuai Keprihatinan

Gambar
Menu MBG yang dibagikan kepada siswa SDN 03 Sindang Sari menjadi perhatian pihak sekolah dan orang tua. (Foto: Istimewa) Lampung Utara, koranmerahputihnews.com — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 03 Sindang Sari, Kecamatan Abung Semuli, Kabupaten Lampung Utara, menuai sorotan setelah beredar video yang memperlihatkan kondisi makanan yang diduga tidak layak untuk dikonsumsi oleh siswa. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (12/01/2026) dan memicu keprihatinan pihak sekolah serta masyarakat. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat menu MBG yang diterima para siswa berupa nasi putih, telur setengah matang, tumisan, tempe bacem dengan aroma tidak sedap, serta buah anggur yang tampak busuk dan berlendir. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan keamanan dan kelayakan makanan yang dikonsumsi oleh anak-anak sekolah dasar. Baca juga: Wali Murid Ajukan 7 Poin Keberatan Kebijakan SDN, Minta Evaluasi Pemkab Kepala SDN 03 Sinda...