Sengketa Lahan Saibo bin Jali Memanas, Massa Laskar The Iwan Minta Walikota Makassar Copot Camat dan Lurah
Makassar, 29 Oktober 2026 – Gabungan massa aksi yang terdiri dari Ahli Waris Saibo bin Jali bersama Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Laskar The Iwan menyatakan kekecewaan mendalam terhadap sikap Walikota Makassar yang enggan menemui mereka dalam aksi penyampaian aspirasi terkait sengketa tanah warisan.
Kekecewaan ini memicu tuntutan keras dari massa aksi agar Walikota segera mencopot Camat Panakkukang dan Lurah setempat dari jabatannya karena dinilai tidak becus dalam melayani masyarakat dan menyelesaikan konflik di wilayahnya.
Koordinator Aksi sekaligus perwakilan Laskar The Iwan menegaskan bahwa penolakan Walikota untuk berdialog menunjukkan lemahnya komitmen pemerintah daerah terhadap penegakan keadilan bagi warga kecil.
"Kami datang dengan damai untuk menuntut hak atas tanah Ahli Waris Saibo bin Jali yang diduga kuat melibatkan maladministrasi di tingkat bawah. Namun, Walikota justru menutup pintu komunikasi. Kami dari Laskar The Iwan meminta dengan tegas agar Camat Panakkukang dan Lurah terkait segera dicopot! Mereka tidak layak memimpin karena gagal menjadi jembatan keadilan," ujar juru bicara Laskar The Iwan.
Ahli waris menilai, pihak Kelurahan dan Kecamatan Panakkukang sengaja mengulur-ulur waktu dan tidak transparan dalam memproses dokumen yang menjadi hak mutlak keluarga Saibo bin Jali. Kehadiran Ormas Laskar The Iwan dalam barisan ini menegaskan bahwa ketidakadilan ini telah memicu solidaritas yang lebih luas.
Gabungan massa menegaskan akan kembali menggelar aksi unjuk rasa dengan gelombang massa yang lebih besar jika tuntutan pencopotan jabatan Camat dan Lurah serta penyelesaian hak atas tanah ini terus diabaikan oleh Pemerintah Kota Makassar.

