Prof Dr Sutan Nasomal Soroti Wacana Peningkatan Pajak untuk Pembayaran Utang Negara

Prof Dr Sutan Nasomal SH MH menyampaikan pandangannya terkait wacana peningkatan penerimaan pajak yang dikaitkan dengan pengelolaan utang negara.

Jakarta, Koran Merah Putih News — Pakar Hukum Internasional sekaligus Presiden Partai Oposisi Merdeka, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH., MH., menyampaikan pandangannya terkait wacana peningkatan penerimaan pajak yang dikaitkan dengan kebutuhan pembayaran utang negara.

Menurut Prof. Sutan Nasomal, kebijakan fiskal harus tetap mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat serta menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan perlindungan terhadap kesejahteraan rakyat.

Ia menilai pemerintah perlu berhati-hati dalam mengambil kebijakan yang berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan oleh sebagian kalangan.

Pajak dan Perlindungan Ekonomi Masyarakat

Prof. Sutan Nasomal menegaskan bahwa pajak merupakan kewajiban warga negara yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional. Namun demikian, negara juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan kondisi ekonomi masyarakat tetap terjaga.

“Pajak adalah kewajiban warga negara, namun negara juga memiliki kewajiban melindungi rakyat dari tekanan ekonomi yang semakin berat,” ujar Prof. Sutan Nasomal dalam keterangannya kepada sejumlah pimpinan redaksi media.

Menurutnya, peningkatan penerimaan negara sebaiknya tidak hanya bertumpu pada sektor pajak masyarakat, tetapi juga melalui optimalisasi berbagai sumber pendapatan negara lainnya serta peningkatan efisiensi pengelolaan anggaran.

Ia juga menilai bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Utang Negara Perlu Dikelola Secara Bijak

Lebih lanjut, Prof. Sutan Nasomal menyoroti pentingnya pengelolaan utang negara yang dilakukan secara terukur dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Menurutnya, setiap kebijakan ekonomi harus mempertimbangkan dampaknya terhadap pelaku usaha kecil, pekerja, petani, nelayan, dan kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia berharap pemerintah dapat terus membuka ruang dialog dengan berbagai kalangan sebelum menetapkan kebijakan strategis yang berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat.

Prof. Sutan Nasomal menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan nasional harus diukur dari kemampuan negara menjaga keseimbangan antara stabilitas fiskal dan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, ia mendorong agar setiap kebijakan ekonomi nasional tetap mengedepankan prinsip keadilan sosial dan keberpihakan kepada rakyat.


Catatan Redaksi: Koran Merah Putih News menjunjung asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Redaksi MP

Editor: Han

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akses Jalan Dusun Wambasalhin Memprihatinkan, Warga Desak Pemerataan Pembangunan

Pria warga Lembasung meninggal dunia akibat tertabrak KA Kualastabas di Blambangan Umpu

Kelurahan Rappokalling dan Tammua Berhasil Mendamaikan Perang Kelompok yang Dilakukan oleh Para Pemuda