BREAKING NEWS

Polemik Pernyataan Fenny Frans terhadap Wartawan dan Pengacara, Forum Jurnalis Desak Polda Sulsel Berikan Kejelasan

 





MAKASSAR, 1 NOVEMBER 2026 – Potongan rekaman siaran langsung figur publik sekaligus pengusaha Fenny Frans yang memuat pernyataan bernada menantang terhadap wartawan dan pengacara menjadi perhatian sejumlah kalangan di Makassar. Persoalan tersebut kini mendapat sorotan dari Forum Jurnalis dan Pengacara yang meminta aparat penegak hukum memberikan kejelasan atas pengaduan yang telah disampaikan ke Polda Sulawesi Selatan.


Peristiwa yang dipersoalkan disebut terjadi pada Selasa malam, 13 Oktober 2026, di salah satu warung makan di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, ketika sejumlah awak media tengah melakukan wawancara dengan Amriana.


Dalam potongan video yang beredar di media sosial, terdengar ucapan Fenny Frans yang dinilai sejumlah pihak bernada merendahkan dan menantang profesi wartawan serta pengacara.


Pernyataan tersebut kemudian memunculkan beragam tanggapan di tengah masyarakat. Meski demikian, untuk memahami persoalan secara utuh, diperlukan pemeriksaan terhadap rekaman lengkap dan konteks percakapan sebelum maupun sesudah ucapan tersebut disampaikan.


Prof. Sutan Nasomal Soroti Etika Berkomunikasi


Pakar hukum Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., turut memberikan perhatian terhadap polemik tersebut. Ia mengingatkan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak setiap warga negara, tetapi pelaksanaannya tetap harus menghormati hak, kehormatan, dan martabat orang lain.


Menurutnya, perbedaan pendapat antara figur publik, wartawan, maupun praktisi hukum seharusnya diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan hukum.


"Persoalan utamanya bukan tentang berani atau tidak berhadapan dengan wartawan. Inti persoalannya adalah etika. Kebebasan berbicara harus tetap disertai tanggung jawab dan penghormatan terhadap orang lain," ungkap Prof. Sutan Nasomal.


Ia juga menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran harus diperiksa secara objektif dengan memperhatikan konteks peristiwa, bukti yang tersedia, serta ketentuan hukum yang relevan.


Farid Mamma Minta Ada Klarifikasi


Pemerhati hukum Farid Mamma, S.H., M.H., juga menyampaikan keprihatinannya setelah melihat rekaman yang beredar di media sosial Facebook.


Farid menyayangkan munculnya pernyataan yang dinilai berpotensi menimbulkan polemik antara figur publik dan kalangan pers.


"Saya sudah melihat postingan tersebut di Facebook. Saya sangat menyayangkan apabila komunikasi seperti itu terjadi. Persoalan ini sebaiknya mendapatkan penjelasan secara terbuka agar tidak berkembang menjadi kesalahpahaman," ujar Farid saat berbincang dengan sejumlah awak media di Makassar.


Ia berharap pihak yang bersangkutan dapat memberikan klarifikasi mengenai konteks pernyataan tersebut. Menurutnya, penyelesaian persoalan harus tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan tidak menjadikan opini publik sebagai dasar untuk menghakimi seseorang.


Forum Jurnalis Minta Laporan Ditindaklanjuti


Di sisi lain, Forum Jurnalis dan Pengacara menyatakan telah menyampaikan pengaduan kepada sejumlah pihak, termasuk Kapolri, Kapolda Sulawesi Selatan, dan Dewan Pers.


Forum meminta agar pengaduan yang disampaikan melalui SPKT Polda Sulawesi Selatan dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.


Perwakilan forum menyebutkan bahwa hingga berita ini disusun, mereka belum menerima pemberitahuan atau panggilan terkait perkembangan laporan yang disampaikan oleh H. Ilyas bersama sejumlah perwakilan jurnalis.


Atas kondisi tersebut, forum berharap Polda Sulsel dapat memberikan informasi mengenai perkembangan penanganan pengaduan agar tidak menimbulkan ketidakpastian di tengah masyarakat.


Forum juga menegaskan bahwa langkah yang ditempuh bukan untuk menghakimi pihak tertentu, melainkan meminta persoalan tersebut diperiksa secara profesional dan memberikan ruang kepada seluruh pihak untuk menyampaikan keterangan.


Kebebasan Pers dan Hak Klarifikasi Harus Dihormati


Polemik ini kembali mengingatkan pentingnya menjaga hubungan yang sehat an

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar