Wali Murid Kamondung Omben Ajukan 7 Poin Keberatan Mutasi PNS SDN, Minta Bupati Sampang Tinjau Ulang

Abah Muslimat, wali murid, warga, dan perwakilan pihak sekolah saat menyampaikan aspirasi secara tertib.

Sampang, Koran Merah Putih News – Wali murid, warga, serta tokoh masyarakat Desa Kamondung, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, secara resmi menyampaikan pernyataan keberatan atas pemindahan salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang selama ini bertugas di UPTD SDN Kamondung 1, Senin (05/01/2026).

Pernyataan keberatan tersebut disampaikan secara tertib melalui jalur yang baik sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan anak didik di lingkungan sekolah dasar setempat.

Tokoh masyarakat Desa Kamondung, H. Muslimat yang akrab disapa Abah Muslimat, menegaskan bahwa aspirasi warga dan wali murid ini tidak dimaksudkan untuk menentang keputusan pemerintah, melainkan memohon agar kebijakan pemindahan tersebut dapat ditinjau ulang dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.

Potret foto bersama usai penyampaian aspirasi secara tertib.

Dalam penyampaian aspirasi tersebut, awak media Koran Merah Putih News turut hadir di lokasi untuk menyaksikan jalannya penyampaian pernyataan keberatan warga dan wali murid, sekaligus memastikan aspirasi disampaikan secara tertib melalui mekanisme yang benar.

Dalam pernyataan keberatan yang dibacakan bersama warga dan wali murid, terdapat tujuh poin utama yang menjadi dasar permohonan peninjauan ulang tersebut.

Pertama, warga dan wali murid menyatakan mengetahui adanya pemindahan atau mutasi PNS atas nama Abdus Zaini dari UPTD SDN Kamondung 1 ke Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Robatal.

Kedua, selama bertugas di UPTD SDN Kamondung 1, yang bersangkutan dikenal sebagai pribadi yang baik, sopan, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekolah.

Ketiga, yang bersangkutan secara aktif membantu menjaga keselamatan anak didik, khususnya pada saat jam masuk dan pulang sekolah.

Keempat, peran tersebut terlihat nyata ketika yang bersangkutan membantu anak-anak menyeberang jalan di depan sekolah yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintas cukup tinggi.

Kelima, dalam beberapa kesempatan, yang bersangkutan bahkan rela menggendong anak didik demi memastikan mereka dapat menyeberang jalan dengan aman dari lalu lintas kendaraan yang padat.

Keenam, peran tersebut menumbuhkan rasa aman dan nyaman bagi wali murid serta menciptakan kedekatan emosional yang kuat antara anak didik, pihak sekolah, dan masyarakat sekitar.

Ketujuh, warga dan wali murid menyatakan keberatan apabila yang bersangkutan dipindahkan karena hingga saat ini belum terdapat tenaga pengganti yang mampu menjalankan peran tersebut secara optimal di lingkungan sekolah.

Suasana perwakilan media saat ikut hadir mendengarkan aspirasi masyarakat.

Abah Muslimat menegaskan bahwa keberatan tersebut disampaikan murni atas dasar kepedulian terhadap keselamatan anak didik dan kenyamanan lingkungan sekolah, tanpa bermaksud menyalahkan ataupun menentang kebijakan pemerintah.

“Aspirasi ini kami sampaikan dengan cara yang baik dan tertib. Alhamdulillah, pernyataan keberatan kami diterima dan ditempuh melalui jalur yang benar,” ujar Abah Muslimat.

Lebih lanjut, pernyataan keberatan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak terkait, mulai dari lingkungan pendidikan di tingkat kecamatan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, hingga pemerintah daerah, agar dapat diteruskan kepada Bupati Sampang untuk dilakukan peninjauan ulang atau diberikan solusi terbaik.

Warga dan wali murid berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan aspek keselamatan, kenyamanan, serta kondisi sosial di lingkungan sekolah dalam mengambil kebijakan lanjutan.

“Kami percaya pemerintah memiliki kebijakan terbaik. Kami hanya berharap ada solusi yang bijak dan manusiawi demi kepentingan pendidikan dan keselamatan anak-anak,” pungkas Abah Muslimat.

Penulis: Han ( Hairil Anwari )

Kaperwil - Jatim

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SMPN 27 Akhiri 2023 dengan Medali.

Kapolres Melawi AKBP Muhammad Syafi’i S.I.K., S.H., M.H Laksanakan Pembinaan Tradisi kepada Personel yang Naik Pangkat

Paud Ina Huke Lalen Antara Ada dan Tiada, Dinas P dan K Diminta Panggil Pengelola