Toyota Altis Tabrakan dengan Honda Vario di Imam Bonjol Sampang, Pelajar 16 Tahun Meninggal Dunia

Korban pengendara sepeda motor tergeletak di badan jalan usai terlibat kecelakaan lalu lintas dengan mobil Toyota Altis di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kabupaten Sampang.

Sampang, Koran Merah Putih News - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kabupaten Sampang, pada Senin (05/01/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Insiden ini terjadi di ruas jalan perkotaan yang padat aktivitas dan minim penerangan pada malam hari.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, mewakili Kapolres Sampang AKBP Hartono S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan mobil Toyota Altis bernomor polisi B 1045 PET dan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi F 5016 FDO.

Mobil Toyota Altis dikemudikan oleh Ach. Ro’fatullah (23), wiraswasta, warga Dusun Panyepen, Desa Lenteng, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Sementara sepeda motor Honda Vario dikendarai oleh Dimas (16), pelajar, warga Desa Gunung Maddah, Kecamatan/Kabupaten Sampang.

Foto: Petugas melakukan penanganan dan evakuasi korban di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Altis melaju dari arah barat ke timur. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi berupaya menghindari jalan berlubang di tengah badan jalan sehingga kendaraan bergerak terlalu ke kanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Vario. Karena jarak sudah terlalu dekat dan ruang menghindar tidak mencukupi, tabrakan depan tidak dapat dihindari.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor Honda Vario mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Sampang. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Kerugian materiil akibat kecelakaan ditaksir mencapai Rp5.000.000.

Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Sampang menyampaikan upaya preemtif dan preventif guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, antara lain melalui imbauan, sosialisasi tertib berlalu lintas, serta peningkatan patroli di daerah rawan kecelakaan.

Selain itu, patroli blue light pada malam hari juga terus digencarkan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi semua pihak terkait pentingnya evaluasi kondisi infrastruktur jalan di wilayah perkotaan Kabupaten Sampang. Kerusakan jalan, minim penerangan, serta kepadatan lalu lintas pada malam hari berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak segera ditangani.

Pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan pengecekan dan perbaikan pada titik-titik jalan berlubang atau rawan kecelakaan, khususnya di ruas Jalan Imam Bonjol, guna mencegah terulangnya kejadian serupa dan melindungi keselamatan pengguna jalan.


Penulis: Han (Hairil Anwari)
Kaperwil Jawa Timur

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SMPN 27 Akhiri 2023 dengan Medali.

Kapolres Melawi AKBP Muhammad Syafi’i S.I.K., S.H., M.H Laksanakan Pembinaan Tradisi kepada Personel yang Naik Pangkat

Paud Ina Huke Lalen Antara Ada dan Tiada, Dinas P dan K Diminta Panggil Pengelola