BREAKING NEWS

Polsek Amuntai Tengah Pantau Lahan Jagung di Desa Pinangkara, Kemarau Panjang Jadi Kendala Penanaman

 






AMUNTAI, 13 Oktober 2026 – Polsek Amuntai Tengah melaksanakan monitoring perkembangan lahan jagung dalam rangka mendukung program swasembada dan ketahanan pangan di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (13/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.40 WITA tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Amuntai Tengah, yakni AIPTU Eko Yuli S. (Bawas), AIPTU Rofik PN, AIPDA Iwan Krisnawan, dan Brigpol Juliansyah. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan satu unit kendaraan patroli roda empat (R4) serta alat komunikasi HT Motorola APX 1000.

Monitoring ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kondisi lahan jagung dan mengumpulkan informasi mengenai situasi pertanian di wilayah setempat. Hasil pemantauan selanjutnya menjadi bahan laporan kepada pimpinan sekaligus mendukung upaya pemenuhan kebutuhan pangan dan pakan ternak melalui produksi pertanian.

Berdasarkan catatan hasil monitoring, kondisi kemarau panjang menjadi salah satu kendala bagi kegiatan pertanian di wilayah tersebut. Akibat kondisi itu, sebagian besar lahan diperkirakan belum dapat ditanami kembali dalam beberapa bulan ke depan.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa upaya pengembangan komoditas jagung tidak hanya memerlukan pemantauan secara berkala, tetapi juga perlu mempertimbangkan kondisi cuaca, ketersediaan air, serta kesiapan lahan pertanian.

Polsek Amuntai Tengah menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan jagung dan kondisi genangan maupun ketersediaan air di lahan petani. Informasi yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah lanjutan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Hingga kegiatan monitoring selesai, situasi dilaporkan berlangsung aman dan kondusif.

Catatan: Rilisan ini disusun berdasarkan informasi kegiatan yang tersedia. Data mengenai luas lahan jagung, jumlah petani yang terdampak, volume produksi, serta hasil panen belum dicantumkan karena belum tersedia dalam bahan informasi. Konfirmasi lebih lanjut kepada petani atau kelompok tani diperlukan untuk melengkapi gambaran kondisi pertanian secara berimbang.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar