Erwin Klarifikasi Kedatangan ke Kodim, Tegaskan Ingin Meminta Penjelasan Terkait Babinsa Karaton
LUWUK BANGGAI – Erwin meluruskan pemberitaan yang mengaitkan kedatangannya ke kantor Kodim dengan persoalan penjualan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Ia menegaskan bahwa kedatangannya pada Jumat, 16 Oktober 2026, bertujuan meminta penjelasan terkait persoalan yang dialaminya dengan Babinsa Karaton.
Menurut Erwin, kedatangannya ke Kodim bukan untuk meminta perlindungan terkait penjualan BBM bersubsidi, melainkan untuk memperoleh klarifikasi mengenai persoalan yang ia nilai berkaitan dengan dugaan pelanggaran etika anggota Babinsa.
“Saya datang untuk meminta penjelasan terkait persoalan dengan Babinsa Karaton, bukan meminta perlindungan soal BBM,” ujar Erwin.
Ia juga membantah anggapan bahwa dirinya datang untuk mencari perlindungan dari pimpinan TNI maupun Polri. Erwin meminta agar informasi yang beredar di masyarakat disampaikan berdasarkan fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut Erwin, pemberitaan mengenai dirinya perlu mengacu pada tujuan kedatangannya sebagaimana yang telah ia jelaskan. Ia berharap media dan pihak lain yang menyebarkan informasi melakukan verifikasi sebelum menyampaikan kesimpulan kepada publik.
Dugaan Perlu Klarifikasi dari Pihak Terkait
Persoalan yang disampaikan Erwin mengenai dugaan pelanggaran etika Babinsa Karaton masih memerlukan penjelasan dari pihak terkait. Keterangan dari Babinsa yang bersangkutan maupun pihak Kodim diperlukan untuk memastikan duduk persoalan secara utuh.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dari pihak Babinsa Karaton maupun Kodim dalam bahan informasi yang diterima. Oleh karena itu, dugaan yang disampaikan Erwin belum dapat dinyatakan sebagai pelanggaran yang terbukti.
Adapun persoalan penjualan BBM bersubsidi yang turut dikaitkan dengan pemberitaan tersebut juga memerlukan informasi dan bukti yang jelas apabila hendak diberitakan lebih lanjut. Klarifikasi Erwin mengenai tujuan kedatangannya ke Kodim tidak dengan sendirinya membuktikan ataupun membantah ada tidaknya persoalan terkait BBM.
Erwin berharap persoalan yang dialaminya dapat dijelaskan secara terbuka dan diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan Erwin. Untuk menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi, tanggapan pihak Babinsa Karaton serta Kodim tetap diperlukan agar seluruh pihak memperoleh kesempatan menyampaikan penjelasan dan publik mendapatkan informasi berdasarkan fakta yang terkonfirmasi.
