King Naga Murka! Diduga Ada Monopoli Pokja Kementerian PKP dalam Lelang Rumah Khusus Korban Bencana di Lebak
Koran Merah Putih News. Com.
LEBAK, BANTEN//Sabtu 05 September 2026//Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat GMBI, King Naga melayangkan protes keras dan menyatakan murka terkait proses lelang proyek Pembangunan Rumah Khusus Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Proyek penting yang berada di bawah naungan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) ini diduga kuat diwarnai praktik monopoli oleh Kelompok Kerja (Pokja) pemilihan.
Menurut King Naga, indikasi konspirasi dan pengaturan pemenang lelang oleh oknum Pokja sangat terlihat jelas di lapangan. Praktik tidak sehat ini dinilai sengaja menutup pintu bagi kontraktor lain yang berkompeten, demi meloloskan rekanan atau kelompok tertentu yang diduga sudah dikondisikan sebelumnya.
"Kami sangat mengecam keras tindakan oknum Pokja Kementerian PKP. Rumah khusus ini adalah hak para korban bencana alam banjir dan longsor di Lebak Gedong yang sudah lama menderita. Mengapa proses anggarannya masih dijadikan ajang mencari keuntungan pribadi melalui dugaan monopoli?" ujar King Naga dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).
Berpotensi Menghambat Pembangunan
King Naga menegaskan bahwa dugaan kecurangan ini tidak boleh dibiarkan. Jika proses lelang dipaksakan berjalan dengan cara yang tidak transparan dan melanggar hukum, hal tersebut berpotensi besar menghambat pelaksanaan pembangunan fisik di lapangan. Akibatnya, masyarakat terdampak bencana di Lebak Gedong akan semakin lama telantar tanpa kepastian hunian yang layak.
Tuntutan King Naga kepada Kementerian PKP:
Meminta Pertanggungjawaban Penuh: Kementerian PKP harus bertanggung jawab atas carut-marutnya proses pengadaan ini dan segera melakukan evaluasi total terhadap kinerja Pokja terkait.
Usut Tuntas Oknum Terkait: Mendesak aparat penegak hukum dan Inspektorat Jenderal Kementerian PKP untuk memeriksa oknum Pokja yang terlibat dalam dugaan kongkalikong ini.
"Kami tidak akan tinggal diam. Jika Kementerian PKP tidak segera mengambil tindakan tegas dan mengevaluasi lelang ini, kami akan membawa bukti-bukti dugaan monopoli ini ke ranah hukum dan menggelar aksi massa demi membela hak-hak korban bencana di Lebak," pungkas King Naga.
Sumber : LSM GMBI Lebak ( King Naga )
Hkz((((Robby.R Wakil Pimpinan Bratanewstv))))
