Dari Pelayanan Medis hingga Pembersihan Puing, Satgas Gulbencal TNI AL Percepat Pemulihan Pasca Gempa NTT
Surabaya,- TNI Angkatan Laut terus bergerak membantu percepatan penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui Satgas Gulbencal TNI AL, bantuan kemanusiaan diwujudkan lewat pelayanan kesehatan, penyediaan makanan, hingga pembersihan puing-puing bangunan yang terdampak bencana di wilayah Reo, Kabupaten Manggarai NTT, Sabtu (22/8/2026).
Salah satu unsur utama Satgas Gulbencal TNI AL, KRI dr. Soeharso-990, dikerahkan sebagai kapal rumah sakit untuk memberikan pelayanan medis kepada masyarakat Reo yang membutuhkan penanganan medis secara lanjut. Dengan didukung tenaga kesehatan dan fasilitas medis yang dimiliki, KRI dr. Soeharso-990 memberikan penanganan kepada masyarakat terdampak, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga tindakan medis sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien.
Selain pelayanan kesehatan melalui kapal rumah sakit, prajurit Korps Marinir TNI AL melalui Batalyon Kesehatan 2 Pasmar turut memberikan pelayanan medis secara langsung kepada masyarakat di Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) yang tergabung dalam Posko Gulbencal TNI AL di Desa Wangkung, Kecamatan Reo NTT. Personel kesehatan Marinir memberikan pemeriksaan dan penanganan medis kepada warga, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan di tengah kondisi pascabencana.
Tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, Marinir melalui Batalyon Zeni juga mengerahkan personel untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui Dapur Lapangan, yang disiapkan untuk menyediakan makanan bagi warga terdampak maupun personel yang terlibat dalam penanganan bencana, sehingga kebutuhan konsumsi selama masa tanggap darurat dapat terpenuhi.
Di sisi lain, personel Marinir juga turun langsung membantu masyarakat membersihkan puing-puing rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa. Dengan menggunakan tenaga dan peralatan yang tersedia, prajurit bersama masyarakat bergotong royong menyingkirkan material bangunan yang runtuh untuk mempercepat proses pembersihan lingkungan sekaligus membuka akses bagi aktivitas masyarakat.
Terpisah, Pangkoarmada II Laksda TNI I G.P. Alit Jaya, S.H., M.Si., sebagai Komandan Gugus Tugas Gulbencal TNI AL menyampaikan jika kehadiran KRI dr. Soeharso-990 sebagai kapal rumah sakit serta keterlibatan personel Marinir di Rumkitlap, Dapur Lapangan, dan kegiatan pembersihan puing mencerminkan kehadiran TNI AL yang tidak hanya hadir dalam aspek penanganan kedaruratan, tetapi juga turut mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana. (pen/2)
