Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hukum

Dugaan Pajak Rp3,3 Miliar RSUD Zyn Dipersoalkan, GAIB Minta Kejari Sampang Bertindak

Gambar
GAIB Desak Kejari Sampang Tuntaskan Dugaan Penggelapan Pajak RSUD dr. Mohammad Zyn Aksi GAIB di depan Kejari Sampang menuntut penuntasan dugaan penggelapan pajak di RSUD dr. Mohammad Zyn . Sampang — Gerakan masyarakat yang tergabung dalam Gema Anak Indonesia Bersatu (GAIB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Sampang. Aksi tersebut digelar sebagai bentuk desakan agar Kejari Sampang menuntaskan dugaan penggelapan pajak senilai Rp3,3 miliar yang terjadi di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang. Selasa (16/12/2025). Baca juga: DPO Terbit Sejak November, Penanganan Kasus Pengeroyokan SPBU Camplong Dinilai Lambat Dalam aksinya, GAIB menilai penanganan kasus dugaan penggelapan pajak tersebut harus dilakukan secara serius, transparan, dan tanpa tebang pilih demi menjaga kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum. Koordinator aksi GAIB, Yusuf, menyebut seorang berinisial W sebagai pihak yang diduga kuat ...

Pemeriksaan Bupati di Kejari Sampang Buka Fakta Dugaan Penggelapan Pajak Rp3,3 Miliar Terkait BLUD RSMZ

Gambar
Bupati Sampang Diperiksa Kejari Terkait Dugaan Pajak BLUD RSUD Pemeriksaan di Kejari Sampang menyorot dugaan pajak BLUD RSUD dr. Mohammad Zyn yang menjadi perhatian publik. Sampang — Pemeriksaan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang menempatkan dugaan penggelapan pajak senilai Rp3,3 miliar yang berkaitan dengan pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ) ke titik sorotan serius publik. Selasa (16/12/2025). Baca juga: DPO Terbit Sejak November, Penanganan Kasus Pengeroyokan SPBU Camplong Dinilai Lambat Bupati menegaskan kehadirannya di Kejari Sampang merupakan pemenuhan panggilan penyidik dan bukan bentuk mangkir sebagaimana isu yang berkembang. Ia menjelaskan bahwa penjadwalan ulang pemeriksaan terjadi karena agenda penandatanganan nota kesepahaman di Surabaya. Slamet Junaidi menyebut pemeriksaan berkaitan dengan laporan dugaan penggelapan pajak yang ia a...

PWI Sampang Audiensi Dengan Polres: Dua Kasus Dipaparkan, Selebihnya Menunggu Penjelasan Lengkap

Gambar
Audiensi PWI Kabupaten Sampang bersama jajaran Polres Sampang membahas penanganan sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik. SAMPANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang menggelar audiensi dengan Polres Sampang pada Kamis (20/11/2025) di Aula Polres. Pertemuan ini menjadi ruang klarifikasi atas sembilan kasus besar yang hingga kini belum tuntas dan masih menyisakan pertanyaan publik. Audiensi berlangsung kondusif dengan kehadiran Kapolres Sampang AKBP Hartono, Kasatreskrim, Kasat Intelkam, serta jajaran terkait. Sementara dari PWI hadir ketua, pengurus, dan anggota sebagai perwakilan jurnalis yang selama ini mengikuti perkembangan berbagai kasus tersebut. Dalam kesempatan itu, Kapolres menyampaikan bahwa pihaknya belum menyiapkan seluruh berkas serta data lengkap atas seluruh kasus yang dipertanyakan. Karena itu, penjelasan yang diberikan masih sebatas beberapa perkara yang datanya telah siap dipaparkan. Dua Kasus yang Dapat Dipap...

Tambang Galian C Diduga Ilegal di Sokobanah Daya Dikeluhkan Warga

Gambar
  Aktivitas tambang galian C diduga ilegal di Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. SAMPANG – Aktivitas tambang galian C jenis tanah urug atau quarry yang diduga ilegal, milik seorang warga bernama Jatim, bebas beroperasi di Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Aktivitas tambang tersebut dikeluhkan warga karena merusak fasilitas umum dan mengganggu kenyamanan lingkungan, Rabu (29/10/2025). Basuki, warga setempat, mengungkapkan bahwa keberadaan tambang tersebut menimbulkan banyak kerugian bagi masyarakat. “Dengan adanya tambang ilegal ini, jalan cor hasil swadaya masyarakat jadi rusak, mas. Anak-anak yang berangkat sekolah dan ngaji terganggu karena debu dan kendaraan besar lalu lalang. Debunya juga bikin sesak napas,” ujarnya. Warga meminta agar pemerintah dan aparat segera turun tangan menertibkan kegiatan yang meresahkan itu. “Kami minta tambang ilegal ini ditutup perm...

Tiga Pria Bersenjata Tajam Diduga Keroyok Petugas SPBU Camplong, Polisi Dalami Motif dan Keberadaan Pelaku

Gambar
Kondisi korban usai pengeroyokan dan rekaman CCTV di lokasi kejadian SPBU Camplong, Kabupaten Sampang. Sampang, Koran Merah Putih News — Peristiwa pengeroyokan bersenjata tajam kembali terjadi di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Seorang pria bernama Hairuddin (29), warga Dusun Gung Dalem, Desa Banjar Talelah, Kecamatan Camplong, menjadi korban pembacokan brutal pada Senin dini hari (20/10/2025) sekitar pukul 01.00 WIB. Insiden berdarah tersebut terjadi di area SPBU 5469206 Camplong, Jalan Raya Camplong, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong. Berdasarkan keterangan kepolisian dan rekaman CCTV di lokasi, korban diduga diserang oleh tiga orang pelaku, salah satunya berinisial MD, menggunakan senjata tajam jenis celurit. Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat korban berusaha bertahan dengan menggunakan sarung untuk menangkis serangan bertubi-tubi. Pada satu momen, korban sempat merebut salah satu senjata pelaku sebelum akhirnya tersungkur akibat luka serius. Baca ju...